Pukuli Karyawati di Kotagede, Begal Rampas Motor Hingga Ponsel

YOGYA (MERAPI)- Aksi begal sadis terjadi di wilayah Kotagede, Yogya, Selasa (4/8) malam. Empat orang pelaku nekat beraksi pukul 20.00. Korbannya seorang karyawati swasta, Retnowati (24) warga Kotagede. Dia dipukul oleh pelaku kemudian motor Honda Beat Nopol AB 4689 BH miliknya dirampas. Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus ini.
Panit Reskrim Polsek Kotagede Ipda Arciana membenarkan peristiwa itu.
Dikatakan Ipda Arciana, peristiwa itu bermula saat korban ini dibuntuti empat pelaku yang berboncengan dua motor pelaku dari Rejowinangun usai pulang dari bekerja. Korban kemudian melaju di sekitar Kantor Kecamatan Kotagede. Saat melintas di Jalan Nyi Wiji Ajisoro itulah para pelaku mendekat. Kemudian salah satu pelaku tiba-tiba memberitahu korban jika ada ular di depannya. Korban pun ketakutan.

“Saat itu pelaku memberitahu korban kalau ada ular di depannya. Karena takut, korban turun dari sepeda motornya,” ujar Ipda Arciana.
Begitu korban turun dari motor, empat pelaku mendekat. Mereka kemudian langsung memukul korban beberapa kali hingga terjatuh. Mendapat serangan mendadak itu, korban tak mampu menghindar. Dia hanya pasrah. Saat korban jatuh tersungkur akibat pukulan bertbi-tubi itulah, pelaku lalu mengambil tas milik korban. Tak hanya itu, salah satu pelaku juga membawa kabur sepeda motor yang dikendarai oleh korban. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian belasan juta rupiah.

“Tas korban yang dibawa kabur pelaku berisi barang belanja, uang tunai dan handphone. Total kerugian korban sekitar Rp 11 juta,” tandasnya.
Usai kejadian itu, korban selanjutnya melapor ke Polsek Kotagede, Yogya untuk dilakukan penyelidikan. Kepada polisi, korban mengaku pelaku diperkirakan berjumlah empat orang dengan mengendarai dua motor saling berboncengan. Dia merasa sudah dibuntuti para pelaku sejak melintas di Rejowinangun. Namun korban tak merasa curiga. Baru saat melintas di lokasi yang sepi, pelaku pun beraksi.

Hingga saat ini, penyidik masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus perampasan dengan modus baru ini. Menurut Arciana, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan saksi dan mengumpulkan bukti di lapangan. Saat kejadian, kondisi di sekitar lokasi cukup sepi dan gelap. Tak ada warga atau saksi yang melihat langsung kejadian itu.
“Modus pelaku terbilang baru, yakni menakut-nakuti korban dengan ular. Semoga dalam waktu dekat, pelaku bisa segera tertangkap,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
Cerita Bergambar W.A.S.P

Close