JIKA PON XXI DI ACEH DITUNDA – Porda Selanjutnya Berpeluang Mundur

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY untuk periode selanjutnya yang dijadwalkan digelar pada tahun 2023, berpeluang untuk mundur menjadi tahun 2024. Hal tersebut mengacu pada Porda DIY yang ditunda dari tahun 2021 menjadi tahun 2022 serta mengikuti acuan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) yang juga berpeluang ditunda.

Menurut Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto, pelaksanaan Porda DIY memang sebagian besar mengacu pada pelaksanaan PON karena Porda DIY ini tujuannya mempersiapkan atlet yang nantinya bakal bertanding pada PON.

“Kan ada usulan dari Aceh dan Sumut selaku tuan rumah untuk PON XXI, dari yang awalnya 2024 menjadi tahun 2025. Ya sebenarnya menyesuaikan karena PON kan mundur dari 2020 menjadi 2021, jadi rentang 4 tahunnya masih sesuai. Begitu pula dengan Porda yang diundur dari 2021 menjadi 2022. Jadi kalau menyesuaikan even dua tahunan, maka pelaksanaan selanjutnya ya tahun 2024 jika sebelumnya dijadwalkan tahun 2023,” bebernya di Yogya, kemarin.

Meski demikian, Djoko Pekik menyampaikan bahwa kemungkinan mundurnya pelaksanaan Porda DIY XXVI belum dibahas lebih lanjut dengan melibatkan KONI kabupaten dan kota se-DIY. Terlebih, pihaknya juga belum mendapatkan kepastian terkait penyelenggaraan PON XXI dari KONI pusat dan PB PON.

“Saat pertemuan dengan KONI kabupaten dan kota kemarin sebenarnya sempat kami singgung soal kemungkinan itu. Namun tidak kami bahas lebih jauh karena memang belum ada kepastian soal pelaksanaan PON di Aceh dan Sumut itu. Jadi ya memang belum ada keputusan,” ujarnya.

Ditambahkan Djoko Pekik, pelaksanaan Porda DIY memang sudah ditentukan siklusnya yakni selama dua tahun sekali. Jika ingin mempertahankan siklus tersebut, memang harus disesuaikan pelaksanaannya ketika Porda DIY tahun 2021 mundur menjadi tahun 2022 kemudian selanjutnya bisa kemungkinan seperti itu. (Oro)

Read previous post:
Cerita Bergambar W.A.S.P

Close