Oknum Mahasiswa Pembuang Bayi Syok dan Menyesal

SLEMAN (MERAPI)- Penyidik Polres Sleman menahan dua pelaku pembuangan bayi di Godean, yakni oknum mahasiswa kedokteran, K (21) asal Lampung serta kekasihnya, A (20) asal Jember, Jawa Timur. Kedua tersangka terancam hukuman 7 tahun pencara berdasarkan Pasal 76 UU Perlindungan Anak karena melentarkan anak di dibawah usia 7 tahun. Mereka pun syok dan mengaku menyesal.
Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deny Irwansyah SIK kepada wartawan, Minggu (2/8) mengatakan, saat diamankan, tersangka A dalam kondisi syok dan terguncang, sehingga harus ditenangkan oleh petugas Polwan. Selanjutnya, Senin (3/8) hari ini, penyidik akan meminta keterangan bidan yang membantu A melahirkan anaknya.

“Saat ini kami konsentrasi dari persalinan siapa saja yg terlibat sampai bayi ditelantarkan. Kita juga akan periksa saksi lain dalam perkara ini,” ucap AKP Deny Irwansyah SIK. Meskipun memiliki kos sendiri, ujar Deny, tersangka A sering ikut saudaranya di Ngaglik Sleman, sedangkan tersangka K kos di daerah Kasihan, Bantul. Kedua tersangka masih sebatas pacaran dan orangtua kedua belah pihak belum saling kenal.
“Atas perbuatannya, kedua tersangka terancam 7 tahun penjara. Keduanya sudah menelantarkan anak yang belum berusia 7 tahun,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui A melahirkan anaknya dengan bantuan seorang bidan di daerah Kasihan, Bantul Selasa (28/7) sekitar pukul 13.45 WIB. Karena panik, bayi laki-laki itu dibawa putar-putar oleh kedua orangtuanya. “Kedua tersangka keliling dengan mobil warna putih di wilayah Bantul dan Kulonprogo. Sebelum akhirnya, mereka menaruh bayinya di atas kursi teras rumah Setiyo Sudarminto (68), Rabu (29/7) sekitar pukul 01.15 WIB,” ucapnya.

Dijelaskan AKP Deni, motif tersangka membuang bayi karena mereka takut ketahuan orangtua setelah hamil di luar nikah. Terutama tersangka A, apalagi ia masih berstatus pelajar dan saat ini sedang mendaftar menjadi mahasiswa. “Tersangka A ini masih berstatus pelajar, karena belum dinyatakan lulus saat mengikuti seleksi ujian masuk kampus tahun ini. Sedangkan K berstatus mahasiswa kedokteran semester tiga,” katanya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bayi laki-laki yang diperkirakan baru berusia kurang dari 24 jam, ditemukan berada dalam kardus di teras rumah Setiyo Sudarminto warga Berjan Kulon, Sidoluhur, Godean, Sleman, Rabu (29/7) sekitar pukul 07.15 WIB. Setelah dilakukan penyelidikan tim gabungan dari Polsek Godean dan Polres Sleman, tersangka berhasil diamankan di Kasihan Bantul, Kamis (30/7) sekitar pukul 10.00 WIB. Polisi juga amankan barang bukti mobil.(Shn)

Read previous post:
Diresmikan, Posko Terpadu Pariwisata di Parangtritis

KRETEK (MERAPI) - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul membuka Posko Terpadu Pariwisata di Pantai Parangtritis Kretek Bantul, Minggu (2/8). Pembukaan Posko

Close