2 Peserta Tes Polri Asal Kulonprogo Tertular Corona

YOGYA (MERAPI)-Pasien positif corona di DIY kembali bertambah 15 kasus pada Rabu (29/7) dari 899 sampel yang diperiksa. Dua pasien tambahan diketahui merupakan peseta seleksi tes anggota Polri asal Kulonprogo.
Di sisi lain ada 12 pasien corona sembuh. Dengan penambahan ini, total kasus positif Covid-19 di Yogyakarta sebanyak 587 kasus, 368 orang di antaranya sembuh dan 19 orang meninggal.
Juru bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih mengatakan, tes swab massal di Yogyakarta ditargetkan sebanyak 36 ribu.
“Per 26 Juli ada 25.892 sampel dan jumlah orang yang dites sekitar 20 ribuan. Kalau jumlah keseluruhan target swab masal 36 ribu,” ungkapnya kepada wartawan kemarin.
Pada bulan Juli, kata dia, tes swab massal diprioritaskan bagi karyawan kesehatan Kabupaten atau Kota di Yogyakarta dan diutamakan karyawan Puskesmas.

“Target akhir bulan ini untuk massal karyawan kesehatan terutama yang di puskesmas selesai,” imbuhnya.
Dijelaskan, adapun penyebab penambahan 15 kasus positif Covid-19 masih sama yakni screening karyawan kesehatan, perjalanan luar kota, dan kontak langsung dengan kasus positif Covid-19. “Selain itu, dilaporkan 12 orang sembuh dari Covid-19,” tandasnya.
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulonprogo, drg Theodola Baning Rahajujati menambahkan, dua warga Kulonprogo diketahui positif Covid-19 saat menjalani tahapan seleksi anggota Polri di RS Bhayangkara, Rabu (29/7). Dengan adanya penambahan dua pasien ini, maka jumlah akumulasi positif Covid-19 di Kulonprogo sebanyak 30 kasus, 10 di antaranya masih dirawat intensif di rumah sakit.

Theodola Baning Rahajujati mengatakan, penambahan dua kasus positif Covid-19 tersebut berasal dari Kapanewon Sentolo dan Kapanewon Pengasih. KP-29 warga Sentolo yakni laki-laki berusia 21 tahun, kemudian KP-30 warga Pengasih yakni laki-laki berusia 19 tahun.
“Keduanya merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG),” kata drg Baning.
Informasi terkait adanya dua warga Kulonprogo yang positif Covid-19 ini, diperoleh drg Baning dari RS Bhayangkara. KP-29 dan KP-30 diketahui positif Covid-19 saat menjalani tahapan seleksi anggota Polri di rumah sakit tersebut.
“KP-29 kemudian diisolasi di RSUD Nyi Ageng Serang, sementara KP-30 dirawat di RS Bhayangkara,” ucap drg Baning.

Dengan penambahan dua pasien ini, maka akumulasi kasus positif Covid-19 di Kulonprogo sebanyak 30 orang. 20 di antaranya sudah sembuh, kemudian 10 lainnya masih dirawat intensif di rumah sakit. Terkait dua pasien baru di Kulonprogo, kata drg Baning, tim gugus tugas hingga kini masih melakukan pelacakan untuk mengetahui sumber penularan dan kontak eratnya.
Secara terpisah, Sekda DIY Baskara Aji mengatakan pihaknya berupaya semaksimal mungkin meningkatkan perawatan dan pengawasan terhadap pasien positif Covid-19.
“Kita akan menangani dengan seserius mungkin, sehati-hati mungkin supaya tingkat kematian bisa kita cegah. Rumah Sakit juga harus meningkatkan pengawasan dan perawatan terhadap pasien positif,” jelas Aji, Rabu (29/7).
Aji mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan peningkatan dan penambahan fasilitas serta kapasitas Rumah Sakit. “Kita sepakat Rumah Sakit akan nambah fasilitas lebih baik lagi untuk pasien-pasien yang ada di ruang isolasi,” imbuhnya.(C-4/Unt)

Read previous post:
Kata-kata Dibalas Bacokan

Close