PELAKU PEMBUANG BAYI TINGGALKAN WASIAT-“Mohon Sayangi Dia”

ORANGTUA yang tega membuang bayi di halaman rumah Setiyo Sudarminto (68) warga Dusun Berjo Kulon, Sidoluhur, Godean, Sleman ternyata meninggalkan wasiat. Dia menuliskan pesan itu di kardus yang digunakan membungkus bayi.
Di kardus itu terdapat tuliskan pesan dari orangtuanya. Bunyinya: “Izinkan saya menitipkan anak saya. Mohon sayangi ia sebagaimana saya menyayanginya. Tolong besarkan ia sebagaimana saya ingin membersarkannya. Berilah ia yang terbaik”. Pesan itu disampaikan pelaku menggunakan tulisan tangan di atas kardus. Menurut Setiyo, bayi tersebut terlihat sehat. “Banyinya ganteng dan sangat lucu,” ucapnya.

Setiyo pun berharap bisa mengadopsi bayi laki-laki yang ditinggalkan di depan rumahnya tersebut. “Bayi itu kan istilahnya seperti sudah dititipkan, Jadi mereka (pelaku) sudah nggak mau mengurus,” jelasnya.
Kapolsek Godean, Kompol Paino menambahkan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus pembuangan bayi. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, terkait peristiwa pembuangan bayi tersebut.
“Kami masih lakukan penyelidikan lebih lanjut. Barang bukti serta saksi yang menemukan kami dijadikan petunjuk untuk mengungkap terduga pelaku pembuangan bayi ini. Mudah-mudahan segera terungkap,” tandasnya. Salah satu bukti yang bakal ditelusuri polisi adalah rekaman CCTV di sekitar rumah saksi. Di rekaman itu terlihat jelas pelaku dan mobilnya. “Masih kami dalami temuan itu,” tandasnya.

Jika tertangkap, pelaku terancam dijerat Pasal 76 Jo 77B UURI No 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UURI No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, Jo Pasal 308 Sub Pasal 304 Sub Pasal 305 KUHP dengan ancaman 5 Tahun penjara. Seperti diketahui, Bayi laki-laki dalam kondisi sehat dibuang orangtuanya dan diletakkan di halaman rumah Setiyo Sudarminto (68) warga Dusun Berjo Kulon, Sidoluhur, Godean, Sleman, Rabu (29/7). Pelaku pembuangan bayi terekam kamera CCTV di sekitar rumah itu. Hingga kemarin, polisi masih menyelidiki pelakunya.(Shn)

Read previous post:
RUU OBL Akomodir Kepentingan UMKM

Close