Oknum Lurah Dijebloskan LP Wirogunan

WONOSARI (MERAPI)- Berkas perkara penggelapan uang pembangunan balai kalurahan yang diduga dilakukan oleh oknum Lurah Baleharjo, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Ags dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Rabu (29/7) kemarin. Selain berkas perkara penyidikan, Tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Wonosari, Gunungkidul juga resmi menahan Ags yang diduga menggelapkan uang milik negara sebesar Rp 353 juta. “Tersangka sudah ditahan selama 20 hari kedepan di LP Wirogunan Yogyakarta,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Wonosari, Koswara SH saat dihubungi wartawan, Rabu (29/7).

Dijelaskan, proses hukum terhadap tersangka Ags dilakukan sejak tahun 2019 yang lalu melalui tahapan demi tahapan. Dari proses penyelidikan hingga ditingkatkan menjadi penyidikan dan secara resmi yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka. Setelah melalui proses penyidikan baik dari keterangan para saksi, alat bukti dan keterangan dari tersangka, dinyatakan memenuhi unsur pidana. Sehingga setelah proses penyidikan dinilai sudah lengkap maka berkas perkara penyidikan ini dilimpahkan ke Pengadilan untuk dilakukan persidangan.

Dalam status menjalani penahanan sambil menunggu perkaranya disidangkan, tersangka Ags dijerat dengan pasal 2 dan Pasal 3 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). Sebagaimana diketahui, tersangka Ags ditetapkan sebagai tersangka pada 5 Agustus 2019 lalu. Kejaksaan juga memburu kontraktor yang menjadi pelaksana pembangunan balai desa tersebut. “Untuk kontraktor yang diduga melakukan kerjasama dengan tersangka hingga kini masih dalam pencarian,” terangnya. (Pur)

Read previous post:
Kartun Jurukunci, Kamis (30/7/2020)

Close