Pembuang Bayi di Godean Terekam CCTV

GODEAN (MERAPI)- Bayi laki-laki dalam kondisi sehat dibuang orangtuanya dan diletakkan di halaman rumah Setiyo Sudarminto (68) warga Dusun Berjo Kulon, Sidoluhur, Godean, Sleman, Rabu (29/7). Pelaku pembuangan bayi terekam kamera CCTV di sekitar rumah itu. Hingga kemarin, polisi masih menyelidiki pelakunya.
Saksi pemilik rumah, Setiyo Sudarminto (68) mengatakan, awalnya bayi itu ditemukan saat dirinya tengah menyapu halaman rumahnya kemarin pagi. Saat menyapu, ia mendapati ada kardus yang diletakkan di atas kursi plastik teras rumah.
Awalnya ia tidak mengira kalau kardus tersebut berisi bayi. Dia mengira kardus tersebut berisi berkat kenduri dari tetangganya. Ia lantas membuka dan terkejut setelah melihat ada bayi di dalamnya terbungkus selimut.

“Awalnya saya kira berkat kenduri dari tetangga. Sebab sering dikasih dan diletakkan di teras rumah, tapi saat saya buka ternyata ada bayi” beber Setiyo.
Saat ditemukan, kata Setiyo, bayi dalam kondisi sudah bersih dan berpakaian rapi. Hanya saja, kulit bayi tampak kebiruan karena diduga kedinginan. Saksi kemudian meminta tolong keponakannya menjemur bayi itu di bawah matahari.
Usai kejadian itu, Setiyo lantas mengecek kamera CCTV yang terpasang di samping rumahnya. Dari rekaman tersebut, terlihat jelas pelaku pembuangan bayi terekam. Pelaku diketahui seorang pria naik mobil waarna putih. Sesaat kemudian, mobil berhenti tepat di depan rumah saksi. Tak berapa lama, pelaku keluar sambil membawa kardus berisi bayi dan meletakannya di atas kursi plastik. Kemudian dia bergegas pergi.
“Kejadiannya antara pukul 01.00 sampai 02.00 pagi. Mobil itu berhenti, dan pengemudinya keluar mobil sambil membawa kardus sebelum akhirnya menaruh di atas kursi,” ucapnya.

Temuan itu kemudian dilaporkan ke kepala dukuh setempat dan diteruskan ke Polsek Godean. Setelah mendapat laporan adanya pembuangan bayi, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.
“Saat ini bayi laki-laki tersebut sudah dirawat di Puskesmas Godean I,” ujar Setiyo.
Secara terpisah, Kepala Puskesmas Godean I Dr Cholis Noor Mutaslimah MPh menambahkan, diperkirakan bayi dengan berat 2,4 kg dan panjang 50 centimeter itu berusia kurang dari 24 jam. Alasannya tali puser masih menempel.
“Saat ini kondisinya baik, tapi kurang responsif mungkin karena berat badan yang kurang. Saat ini masih menjalani perawatan dan terus kita lakukan observasi,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
PKL KULONPROGO SEPAKAT PATUHI PROTOKOL KESEHATAN-Pedagang Tegur Pembeli yang Tak Pakai Masker

Close