Dikejar Polisi, Penipu Ulung Masuk Hutan hingga Nyemplung Sungai

DEPOK (MERAPI)- Aksi penangkapan seorang penipu ulung, HS (44) warga Panggungharjo, Sewon, Bantul cukup menyita energi polisi. Bagaimana tidak, pelaku tahu saat persembunyiannya di Magelang diendus polisi. Dia kemudian kabur ke hutan.
Kanit Reskrim Polsek Bulaksumur Iptu Fendi Timur kepada wartawan, Jumat (24/7) mengatakan, polisi mengendus pelaku bersembunyi di sebuah pondok pesantren di Magelang. Polisi langsung datang ke lokasi tersebut. Mengetahui petugas datang, melaku berusaha kabur ke hutan. Polisi kemudian meminta bantuan warga untuk ikut memburu pelaku. Sebab, wargalah yang tahu kondisi medan di dalam hutan itu. Tak berapa lama, pelaku ditemukan. Dia panik dan kembali berlari. Polisi bersama warga mengejarnya. Pelaku baru menyerah setelah jatuh ke sungai.
“Dalam pelariannya itu, pelaku sempat terjatuh ke sungai. Tapi saat kita lakukan pengejaran dengan dibantu warga, pelaku berhasil diamankan,” ucapnya.

Dia lantas dibawa ke Mapolsek Bulaksumur. Kepada polisi, pelaku mengaku berhasil meraup keuntungan Rp 20 hingga Rp 50 juta untuk setiap mobil yang digelapkan, tergantung jenis dan merk mobil. Oleh pelaku, uang diputar untuk membayar sewa mobil dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Sebanyak 16 mobil itu didapat pelaku dalam kurun waktu sekitar 3 bulan. Uang sudah habis untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” jelas Fendi.
Terkait lokasi persembunyiannya di pondok pesantren, pelaku berdalih untuk menenangkan hati. Pasalnya ia memgakui sudah banyak melakukan kejahatan dan banyak dicari orang akibat aksi penipuannya itu.
“Saya pergi ke pondok untuk menenangkan hati, karena banyak salah dan dikejar-kejar orang,” dalihnya.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Seperti diketahui, Seorang penipu ulung, HS (44) warga Panggungharjo, Sewon, Bantul akhirnya ditangkap polisi Polsek Bulaksumur, Sleman. Dia berhasil disergap saat sembunyi di Magelang. Selama tiga bulan beraksi, pelaku sudah menggelapkan 16 mobil rental di Sleman, Bantul, Kota Yogya dan Kulonprogo. (Shn)

Read previous post:
Pipis, Tiga Jam Belum Kelar

HUJAN gerimis belum juga reda. Membuat Pak Kudono theklak- thekluk, ngantuk. Pak Kudono, penjual bakmi Jawa itu heran. Jam sembilan

Close