KERJA SAMBIL NYURI-Baru 5 Bulan Jaga Konter Curi 4 Iphone

BULAKSUMUR (MERAPI)- Berdalih terdesak kebutuhan ekonomi dan tak punya uang, seorang penjaga konter handphone di Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman, TY (32) asal Tawangsari, Sukoharjo Jawa Tengah, nekat menggasak 4 Iphone di tempat kerjanya. Terang saja ulahnya mudah tercium. Pemilik konter kemudian lapor polisi dan pelaku pun dibekuk.
Selain mengambil 4 handphone merk Iphone, pelaku juga menggasak 1 headset merk Iphone sehingga korban mengalami kerugian mencapai Rp 37 juta. “Motif pelaku mencuri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Kapolsek Bulaksumur Kompol Sugiarto melalui Kanit Reskrim Iptu Fendi Timur kepada wartawan, Jumat (24/7). Fendi Timur mengatakan, pencurian itu berhasil terungkap berkat laporan dari korban pemilik konter, Nur Baroro (28). Kepada petugas, korban mengaku kehilangan sejumlah handphone dagangannya pada pekan lalu.

“Berbekal aduan tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan, dengan mendatangi lokasi kejadian,” beber Iptu Fendi. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan diperkuat dengan hasil olah TKP, lanjut Iptu Fendi, diduga pelaku adalah orang dalam atau yang memahami lokasi. Hal itu dikuatkan dengan tidak ditemukan kerusakan pada konter. Kemudian kecurigaan mengarah kepada TY. Sebab sejak berita kehilangan itu, dia tak pernah lagi masuk kerja.
“Setelah identitas pelaku pencurian diketahui, petugas kemudian melakukan pengejaran hingga di daerah Trenggalek Jawa Timur,” uajr Fendi. Hasilnya, pelaku berhasil dibekuk di rumah kos beserta barang bukti handphone dan headset.
“Jadi setelah mengambil handphone, pelaku pamit pada temannya akan pergi ke Trenggalek. Dari informasi itu kita langsung lakukan pengejaran dan mengamankan pelaku,” ucapnya.

Pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Bulaksumur untuk dilakukan pemeriksaan. Kepada petugas, pelaku mengaku telah menjual dua handphone tersebut secara online dan langsung pada konsumen.
“Untuk keperluan penyidikan keduanya langsung digelandang ke Mapolsek. Pelaku ini baru 5 bulan bekerja di konter itu, aksinya diketahui saat karyawan lain menghitung handphone yang jumlah awal 11 tinggal 7,” tandasnya.
Menurut Iptu Fendi, handphone hasil curian dijual dengan harga Rp 7 dan Rp 8 juta. Sedangkan satu handphone dan hendset masih dalam penguasaan pelaku yang rencananya juga akan dijual, untuk keperluan hidup sehari-hari.
“Saat ini, kita masih mencari dua handphone yang sudah dijual pelaku. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa kita dapatkan,” katanya.
Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 374 tentang penipuan dan penggelapan dalam jabatan dengan ancaman 5 tahun penjara, dan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara. (Shn)

Read previous post:
Pembangunan Jembatan TMMD 2020 Memberi Harapan Baru Warga Pangkah

SEJUMLAH orang terlihat berlalu lalang melewati jembatan yang menghubungkan Dusun Pangkah dengan Dusun Turi yang berada di Desa Sumberagung Jetis

Close