Positif Corona di Yogya Melonjak, Sehari Tambah 16 Pasien

YOGYA (MERAPI)- Jumlah kasus baru corona di DIY melonjak pada Minggu (19/7) dengan penambahan 16 kasus positif Covid-19 dari 1.165 sampel yang diperiksa pada 952 orang. Di sisi lain ada satu pasien positif corona meninggal, 8 sembuh dan 4 Pasien Dalam Pengawasan meninggal.
Sehingga secara akumulatif jumlah kasus positif Covid-19 di Yogyakarta sebanyak 432 kasus dengan 324 orang di antaranya dinyatakan sembuh.
Juru bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih kepada wartawan kemarin mengatakan peningkatan kasus positif Covid-19 terjadi seiring dengan peningkatan jumlah pemeriksaan.
“Di samping itu makin banyaknya penelusuran kasus serta pelaku perjalanan yang dilakukan oleh teman-teman Puskesmas dan Dinkes Kabupaten atau Kota,” ungkapnya.

Berty menyebut saat ini puskesmas sudah dilatih untuk melakukan pengambilan specimen dan mengirimkan langsung ke laboratorium.
“Jumlah Puskesmas di Yogyakarta ada 121 puskesmas, masing-masing minimal 1 tenaga kesehatan sesuai kompetensinya telah dilatih cara pengambilan sampel Covid-19,” jelasnya.
Penambahan kasus positif Covid-19 kemarin dilaporkan dengan satu kasus positif meninggal dunia sehingga jumlah kasus positif meninggal hingga saat ini sejumlah 12 orang. “Pasien meninggal kasus 425, laki-laki usia 73 tahun asal Bantul dengan penyakit penyerta ginjal dan liver,” ungkapnya.
Adapun kelima belas kasus lainnya disebabkan oleh perjalanan keluar kota dan pernah kontak dengan pasien positif. Terdiri dari kasus 420, laki-laki 35 tahun asal Sleman riwayat screening sektor pendidikan, kasus 421 laki-laki 37 tahun asal Bantul riwayat perjalanan Jakarta, kasus 422 perempuan 46 tahun asal Sleman riwayat pernah kontak saudara dari Bogor serta kasus 423 perempuan 36 tahun asal Bantul riwayat kontak saudara dari Jakarta.

Kemudian kasus 424 laki-laki 26 tahun asal Gunungkidul riwayat perjalanan dari Riau, kasus 426 perempuan 63 tahun asal Bantul riwayat masih dalam penelusuran, kasus 427 laki-laki 79 tahun asal Kota Yogyakarta riwayat kontak tamu dari Semarang dan Solo, kasus 428 laki-laki 53 tahun asal Bantul riwayat kontak kasus 377, kasus 429 laki-laki 54 tahun asal Sleman riwayat perjalanan dari Kalimantan Selatan.
Lantas kasus 430 perempuan 56 tahun asal Bantul riwayat hasil screening Dinkes Bantul, kasus 431 perempuan 50 tahun asal Gunungkidul riwayat dari Semarang, kasus 432 laki-laki 59 tahun asal Gunungkidul riwayat dari Semarang, kasus 433 laki-laki 23 tahun asal Sleman kontak saudara dari Surabaya, kasus 434 perempuan 55 tahun asal Sleman kontak saudara dari Surabaya, serta kasus 435 laki-laki 30 tahun asal Sleman riwayat kontak kasus 411.

Di sisi lain Berty menyebut dilaporkan 8 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19, terdiri dari kasus 357 laki-laki 15 tahun asal Bantul, kasus 356 laki-laki 41 tahun asal Bantul, kasus 355 laki-laki 67 tahun asal Bantul, kasus 354 perempuan 17 tahun asal Bantul, kasus 353 perempuan 56 tahun asal Bantul, kasus 352 perempuan 59 tahun asal Bantul, kasus 366 laki-laki 49 tahun asal Gunungkidul, serta kasus 333 laki-laki 32 tahun asal Gunungkidul.
Selain itu dilaporkan empat PDP meninggal dunia, terdiri dari seorang laki-laki berusia 68 tahun warga Kota Yogyakarta yang sudah swab dengan komorbid Diabetes Melitus, seorang laki-laki usia 57 tahun asal Kota Yogyakarta sudah Swab dengan komorbid hipertensi dan diabates Melitus, seorang perempuan berusia 73 tahun warga Gunungkidul belum diswab dengan komorbid asma, dan seorang laki-laki berusia 42 tahun warga Gunungkidul belum diswab dengan komorbid Diabetes Melitus.
Menurut Berty, saat ini dilaporkan jumlah PDP sebanyak 2.122 orang, 129 orang di antaranya masih dalam perawatan. Adapun jumlah ODP sebanyak 8.127 orang.
Hasil laboratorium menunjukkan negatif sebanyak 1.537 orang, 153 orang masih dalam proses laboratorium dan 32 orang lainnya meninggal. (C-4)

Read previous post:
Cari Musuh di Medsos

Close