Positif Corona di DIY Tambah 9, Satu Pasien Meninggal

YOGYA (MERAPI)-Jumlah pasien corona di DIY kembali melonjak dengan penambahan 9 kasus positif dari 470 sampel yang diperiksa pada 407 orang, Rabu (15/7). Satu orang dilaporkan meninggal dan 5 pasien dinyatakan sembuh hingga jumlah kasus positif Covid-19 di Yogyakarta sebanyak 396 kasus dan 309 orang dinyatakan sembuh.
Juru bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih melaporkan tambahan satu kasus membuat jumlah pasien meninggal positif Covid-19 di Yogyakarta mencapai 11 orang.
“Pasien meninggal kasus 325 seorang perempuan 61 tahun warga Sleman dengan komorbit (penyerta) Diabetes Melitus dan remathoid atritis,” ungkapnya.
Dia menambahkan sedangkan sembilan kasus positif Covid-19 terdiri dari perempuan 30 tahun asal Sleman riwayat dari Madura, perempuan 40 tahun asal Bantul riwayat dari rapid test massal di pasar, perempuan 42 tahun asal Bantul riwayat screening usai perjalanan dari Solo, laki-laki 27 tahun asal Bantul riwayat screening Dinkes Bantul, laki-laki 77 tahun asal Kota Yogyakarta riwayat dari Palembang, laki-laki 36 tahun asal Bantul riwayat dari Sulawesi, perempuan 32 tahun asal Kulonprogo, laki-laki asal Kulonprogo serta Laki-laki 26 tahun asal Kulonprogo.
“Riwayat ketiga kasus terakhir hasil kontak tracing kasus 369, laki-laki 58 tahun asal Kulonprogo,” imbuhnya.

Berty menambahkan dilaporkan pula 5 orang sembuh dari Covid-19, terdiri dari Kasus 330 perempuan 60 tahun asal Bantul, kasus 361 perempuan 43 tahun dari Kota Yogyakarta, kasus 295 laki-laki 78 tahun dari Sleman, Kasus 344 perempuan 49 tahun asal Bantul, dan Kasus 343 perempuan 52 tahun dari Bantul.
Dijelaskan, hingga kini jumlah PDP sebanyak 2.053 orang, 103 orang masih dalam perawatan. Adapun jumlah ODP sebanyak 8.066 orang. Hasil laboratorium menunjukkan negatif sebanyak 1.520 orang, 137 orang di antaranya masih dalam proses dan 27 orang lainnya meninggal.
Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati juga membenarkan ada tambahan tiga kasus pasien positif corona.
“Hari ini, kami mendapat laporan ada penambahan tiga kasus Covid-19,” katanya.
Ia mengatakan pasien positif adalah perempuan 23 tahun warga Kecamatan Lendah. Kemudian KP-23 adalah laki-laki yang merupakan balita umur satu tahun dan KP-24 adalah laki-laki umur 26 tahun. Ketiganya dari Kecamatan Lendah dan merupakan satu keluarga.

“Saat ini, pasien sudah ada di RSUD Wates karena sejak Senin tiga pasien ini sudah memiliki gejala, dan statusnya PDP. Kemudian hasil laboratorium dari swab test, positif Covid-19,” katanya.
Baning mengatakan dari total 24 kasus pasien positif di Kulonprogo, masih ada 10 pasien yang dirawat di RSUD Wates dan PKU Bantul. Kemudian, total PDP ada 105 orang, dan masih ada dua orang yang dirawat di RSUD Wates. Selanjutnya, total ODP ada 1.880 orang, dan yang masih dalam pemantuan ada 45 orang.
Dijelaskan, untuk pelacakan kasus KP-21 ini, Dinas Kesehatan melakukan rapid test terhadap 21 warga yang memiliki kontak erat dengan KP-21. Hasil rapid test yang kontak KP-21 semuanya negatif atau non reaktif.
“Hari ini, kami juga melakukan pemeriksaan terhadap empat orang yang kontak erat lainnya, namun kami belum mendapat laporan hasilnya. Harapan kami hasilnya negatif,” katanya.

Lebih lanjut, Baning mengatakan swab massal terhadap tenaga kesehatan sampai hari ini sudah memeriksa 20 orang dari masing-masing 14 puskesmas. “Hasilnya negatif semua. Kami masih melanjutkan tes ini sampai minggu ketiga Juli dengan target sekitar 1.500 sampai 1.600 tenaga kesehatan,” katanya.(C-4)

Read previous post:
Kartun Jurukunci, Rabu (15/7/2020)

Close