Nganggur Akibat Corona, Pilih Main Judi

MLATI (MERAPI)- Tujuh penjudi dibekuk aparat Polsek Mlati saat asik berjudi dadu di sekitar Terminal Jombor, Mlati, Sleman akhir pekan lalu. Mereka mengaku nekat berjudi untuk mengisi waktu lantaran tak punya pekerjaan akibat pandemi corona.
Ketujuh orang tersebut selanjutnya digelandang ke Polsek Mlati berikut barang buktinya dan sudah ditahan, Rabu (15/7). Kapolsek Mlati Kompol Hariyanta didampingi Kanit Reskrim Iptu Dwi Noor Cahyanto kepada wartawan kemarin mengatakan, pelaku yang diamankan masing-masing PJ (bandar), DB (kasir) serta TP, ED, AJ, SK dan BD sebagai pemasang.
Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa tiga dadu, tutup batok, tatakan, delapan buah kartu remi dan mug serta uang Rp 495 ribu untuk taruhan.
Dikatakan Haryanta, terungkapnya kasus itu bermula dari adanya informasi masyarakat jika di Terminal Jombor sering dijadikan tempat bermain judi dadu. Mendapat informasi itu, petugas menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

Ternyata benar di tempat itu memang ada praktik judi dadu. Tidak mau buruannya lepas, petugas langsung melakukan penyergapan. Pelaku yang sedang asik berjudi tidak berkutik saat petugas mendatanginya.
“Kami langsung mengamankan mereka dan membawanya bersama barang bukti ke Mapolsek Mlati,” kata Kompol Hariyanto.
Dari hasil pemeriksaan, mereka mengaku melakukan judi itu untuk mengisi waktu karena sedang tidak bekerja akibat terdampak corona. Rata-rata profesi mereka bekerja di sektor swasta seperti sopir, tukang parkir dan tukang bangunan.
“Saat bertemu, mereka ini melakukan judi dadu. Untuk uang taruhannya paling sedikit Rp 5 ribu dan paling banyak Rp 300 ribu. Informasinya perjudian itu dilakukan sejak Juni,” ucapnya.

Salah seorang pelaku yang diamankan, PJ mengaku baru pertama kali melakukan aktivitas judi. Uang hasil judi dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sebab saat pendemi corona, pendapatannya sebagai karyawan pembuat plat nomor motor turun drastis.
“Judi untuk kebutuhan ekonomi keluarga. Saya baru pertama ikut bermain judi,” ujar warga Kota Yogyakarta ini.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimlam 10 tahun penjara.(Shn)

Read previous post:
Rumah Lama Dihuni Genderuwo

CERITA ini dialami Badrun, kakak kandung Nia di rumah lamanya. Di belakang rumah lamanya di tumbuhi banyak tanaman pandan yang

Close