Mobil Terobos Bangjo Tewaskan Pengendara Motor

BANTUL (MERAPI)- Kecelakaan maut terjadi di Ringroad Timur Jalan Ahmad Yani simpang empat Karangturi, Jogoragan, Banguntapan, Bantul, Minggu (12/7) pagi. Akibat kejadian ini, pengendara Honda Supra X 125 AB-2689-VS, Sugiyanto (60) warga Tanjung, Bangunharjo, Sewon, Bantul tewas di lokasi kejadian akibat luka parah di kepala. Korban ditabrak mobil Toyota Calya yang melaju kencang serta diduga melanggar lampu lalu lintas.
Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Bantul Iptu Maryana SH kepada wartawan kemarin membenarkan kejadian ini. Dia mengatakan, selain Toyota Calya dan Honda Supra, tabrakan juga melibatkan mobil Daihatsu Terios AB-1346-DB serta Daihatsu Sigra AB-1149-FJ. Kasus tersebut kini ditangani Unit Kecelakaan Sat Lantas Polres Bantul.

Dijelaskan Iptu Maryana, musibah tersebut bermula ketika Toyota Calya yang disopiri Mk (41) asal Jawa Tengah melaju dari utara ke selatan berkecepatan tinggi di kawasan Ringroad Timur. Setelah sampai di simpang empat Karangturi, mobil tetap melaju meski lampu pengatur lalulintas menyala merah. Dalam waktu bersamaan, korban Sugiyanto memacu motor Supra X 125 AB-2689-VS dari timur ke arah barat. Sopir mobil kaget hingga tabrakan tak terhindarkan. Mobil Calya menghantam motor dengan keras.
Akibat kerasnya benturan menyebabkan Toyota Calya kehilangan kendali dan menabrak devider atau pembatas jalan. Tidak berhenti sampai di situ, mobil masih oleng hingga menabrak Daihatsu Terios AB-1346-DB yang berhenti di lampu merah sisi selatan ke utara. Kemudian mobil masih mundur mengenai Daihatsu Sigra AB-1149-FJ yang berhenti di belakangnya.
“Akibat dari peristiwa itu pengendara sepeda motor mengalami luka cedera kepala serius dan meninggal,” jelasnya.

Dikatakan, dalam peristiwa tersebut diduga mobil Toyota Calya menerobos lampu traffic light. Kini kasus tersebut didalami penyidik termasuk memeriksa CCTV untuk mengetahui kronologis peristiwa tersebut. Usai kejadian itu, arus lalulintas di sekitar Perempatan Karangturi macet. Usai semua kendaraan dievakuasi, barulah lalulintas berangsur normal.
Maryana mengimbau masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan dan menjaga konsentrasi selama berkendara. “Kami sangat berharap masyarakat untuk selalu menjaga konsentrasi baik itu mengendarai sepeda motor, sepeda ontel maupun kendaraan roda empat. Karena ketidakdisiplinan bisa mengancam jiwa orang lain,” ujar Maryana.(Roy)

Read previous post:
SEORANG NAKES DI GUNUNGKIDUL POSITIF CORONA-Bayi Berstatus PDP Meninggal

Close