KORBAN PENGANIAYAAN- FKOR Bantu Rumah Nenek Rubingah

 

 

 

BERBAH (MERAPI) – Korban penganiayaan, Ny Rubingah (60) warga Kranggan 1 Jogotirto Berbah Sleman menerima bantuan rumah dari Forum Komunikasi Ormas dan Relawan (FKOR) DIY. Bantuan rumah diberikan kepada nenek sebatang kara ini yang ditendang dan diseret di Pasar Gendeng Prambanan Sleman karena ternyata hidup sebatang kara dan tidak memiliki rumah yang layak huni.


“Saya sebelumnya melihat nenek Rubingah viral di media sosial karena menjadi korban penganiayaan. Setelah itu FKOR mengecek kebenarannya dan ternyata merupakan warga Kranggan 1 Jogotirto Berbah Sleman yang rumahnya memang tidak layak huni,” ujar Pembina FKOR DIY, Sutrajaya alias Mbah Joyo didampingi Sekretaris Waljito SH di sela-sela penyerahan bantuan rumah, Sabtu (11/7).


Sebelumnya nenek Rubingah dituduh mencuri mangga oleh pedagang di Pasar Gendeng Prambanan Sleman dan dianiaya. Untuk itu FKOR yang mengetahui keadaan Ny Rubingah tergerak untuk membantu dengan membuatkan rumah.
Disebutkan, rumah yang telah dibangun FKOR tersebut menghabiskan anggaran mencapai Rp 20 juta dengan pembangunan yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. “Kami berusaha untuk membangun rumah ini agar nenek Rubingah mempunyai tempat tinggal yang layak,” tegas Mbah Joyo.


Sementara Koordinator Tim Pengendali Kemiskinan Kabupaten Sleman yang juga Wakil Bupati Sleman, Dra Sri Muslimatun menyampaikan terima kasih kepada FKOR atas kepedulian terhadap warga Sleman. Bantuan rumah tersebut dinilai sangat membantu warganya yang tidak memiliki rumah.


“Kami selaku pemerintah Kabupaten Sleman mengaku berterima kasih dengan adanya bantuan rumah ini. Karena dalam penanggulangan kemiskinan kami tidak bisa bekerja sendiri. Tetapi upaya pengentasan kemiskinan dapat dilakukan berkat adanya bantuan dan kerja sama semua pihak termasuk FKOR DIY,” tegas Sri Muslimatun.  (C-5)



Read previous post:
WEBINAR KEPAILITAN EKONOMI SYARIAH- Perlu Mekanisme Kepailitan Sesuai Prinsip Syariah

Close