PELAKU LIHAI DAN MAHIR-Gondhol Pikup 5 Menit, Ganti Nomor Rangka 1 Jam

BANTUL (MERAPI)- Empat tersangka sindikat pencurian mobil lintas provinsi yang diamankan Polres Bantul memiliki peran masing-masing saat beraksi. Sebelum diamankan di dua tempat pada Selasa (7/7) lalu, mereka melakukan aksinya di beberapa tempat. Mr (33) warga Kalimantan Barat, Ss (46) warga Brebes, Ns (46) warga Pemalang, dan Ar (58) warga Purbalingga dikenal lihai dalam mengeksekusi sebuah mobil hingga dijual kepada pembeli. Untuk menggasak satu mobil yang berada di garasi rumah, para pencuri ini hanya butuh waktu paling lama lima menit. Bahkan mereka diketahui pernah menggasak mobil di pasar tidak kurang dari dua menit setelah ditinggalkan oleh pemiliknya.

Ditreskrimum Polda DIY, Kombes Burkan Rudi Satya menjelaskan, aksi para pelaku ini menggunakan beberapa alat yang sengaja sudah disiapkan sebelumnya. Setelah mendapatkan mobil yang diincar sebelumnya, para pelaku ini membuka pintu mobil dengan kunci Y dan obeng ketok yang telah dipipihkan. Kemudian pelaku akan memotong kabel dengan tang dan menyambungkan soket khusus yang mereka modifikasi. Soket itu berfungsi untuk menyambungkan kabel kontak agar mobil bisa langsung dihidupkan. “Alat-alatnya semua seperti kunci Y, dan soket sudah kita amankan sebagai barang bukti,” ungkapnya.

Kombes Burkan melanjutkan mobil yang sudah berhasil dicuri lalu dibawa ke sebuah bengkel di Purbalingga Jawa Tengah. Bengkel tersebut menjadi tempat yang biasa digunakan oleh pelaku untuk membongkar mobil curian. Pelaku lainnya bertugas membongkar mobil untuk mengganti nomor rangka dan nomor mesinnya sebelum dijual. Polisi juga mengamankan sebuah kompresor yang digunakan untuk menutup cat mobil atau menghilangkan tanda-tanda khusus untuk menghilangkan identitas mobil dari pemilik. “Jadi mereka ini sudah sangat lihai dan mahir,” imbuhnya.
Dilanjutkannya, pelaku akan mengganti nomor rangka dan nomor mesin dengan mengacak identitas kendaraan lama. Menurutnya mereka akan mengubah nomor identitas kendaraan dengan dokumen mobil lain yang umurnya relatif sudah tua. Sehingga ketika melihat dokumen mobil yang sudah diganti sebenarnya dapat dicurigai. Lantaran dokumen mobilnya tua, namun fisik mobil adalah kendaraan keluaran terbaru. Praktik mengganti nomor rangka dan mesin pun tidak membutuhkan waktu lama. Pelaku hanya butuh waktu 1 jam saja untuk mengganti nomor rangka sesuai yang diinginkan.

“Kita belum memastikan mereka dapat dokumen dari mana, entah dari ikut lelang atau bagaimana,” sebutnya.
Sementara itu, Kapolres Bantul AKBP Wahyu Tri Budi mengatakan mobil jenis pikup memang relatif lebih mudah dicuri. Lantaran masih menggunakan kunci kontak model konvensional. Selain itu para pemilik serangkali lalai saat memarkirkan kendaraan. Terlebih lagi mobil angkut ini biasa ditemui di pasar dan pengemudi lupa mengambil kunci dari kendaraan saat menurunkan barang. Sehingga pihaknya mengimbau agar para pemilik mobil pikap lebih waspada dan tidak lali untuk mengamankan mobil saat diparkir maupun saat berada di dalam garasi rumah. “Mungkin anggapannya mobil pikup tidak akan dilirik oleh pencuri, namun ternyata itu juga sasaran empuk tindak kejahatan,” pungkasnya. (C1)

Read previous post:
ilustrasi
Polisi Buru Pemerkosa Sadis

Close