Polisi Buru Pemerkosa Sadis

SENTOLO (MERAPI)- Polres Kulonprogo menyebar informasi terkait Daftar Pencarian Orang (DPO) seorang pria bernama DS (33) melalui media sosial, Jumat (10/7). DS merupakan pelaku tindak pidana pemerkosaan sadis, namun berhasil kabur dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Dalam informasi yang tersebar di media sosial tersebut, dicantumkan foto DS mengenakan kemeja. Dari foto itu, dia nampak berbadan tambun dan memiliki jenggot lebat. Ia merupakan pria kelahiran Kulonprogo tahun 1987.
“Bila menemukan keberadaan ybs, mohon hubungi SPKT Polres Kulonprogo,” tulis akun instagram Polres Kulonprogo (@polreskulonprogo).
Postingan tersebut direspons cepat oleh pengguna media sosial. Baru lima jam diposting, unggahan terkait DPO ini sudah dikomentari lebih dari 40 pengguna instagram.

“Kakangne kancaku iki, merkosa ping piro sih wisan, perasaan mbiyen kecekel yo ra kapok..,” tulis seorang netizen di kolom komentar.
“Terakhir dilihat di kali papah,” tulis netizen lain.
Sementara informasi yang tersebar di grup Whatsapp menyebutkan, pemerkosaan tersebut terjadi di wilayah Sukoreno Sentolo, 18 Mei lalu. Awalnya, korban RS (26) seorang mahasiswi warga Banjarsari Kalibawang bermaksud melamar pekerjaan sebagai staf notaris, berbekal informasi dari media sosial.

Sesampainya di sebuah rumah, korban ditemui pelaku dan dilakukan wawancara. Korban merasa curiga karena di rumah tersebut tidak ada peralatan kantor. Namun saat hendak melarikan diri, korban justru ditangkap pelaku. Kaki dan tangannya diborgol, kemudian punggungnya ditekan oleh pelaku.
Korban sempat berteriak namun dicekik dan dibawa ke ruang keluarga dan diperkosa. Korban juga sempat difoto pelaku dalam keadaan telanjang. Sesaat kemudian, warga sekitar berdatangan karena curiga dengan teriakan korban sehingga korban bisa melarikan diri lewat pintu belakang. Warga lantas membawanya ke Polsek Sentolo.

Saat dikonfirmasi perihal informasi ini, Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jefri enggan memberi jawaban pasti. Ia justru mempertanyakan asal informasi tersebut.
“(Informasi) itu dapat (dari) siapa?,” katanya dalam pesan singkat yang dikirimkan kepada wartawan.
Sementara itu kabar tersebut menyebar cepat di kalangan pengguna medsos di Yogya. Beberapa akun instagram ikut memposting gambar DPO pelaku. (Unt)

Read previous post:
Melawan Polisi, 3 Maling Pikup Ditembak

Close