PEDAGANG POSITIF, PASAR SUNGAPAN DITUTUP-Pasien Corona Asal Bantul Meninggal Dunia

YOGYA (MERAPI)-Kasus positif corona di DIY terus bertambah. Pada Kamis (9/7), dilaporkan penambahan 8 kasus positif Covid-19. Di sisi lain, satu pasien positif meninggal dunia dan dua pasien sembuh. Secara komulatif, terdapat 357 kasus positif, 287 orang dinyatakan sembuh dan 9 orang meninggal.
Juru bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih kepada wartawan kemarin membenarkan jika satu kasus positif Covid-19 meninggal dunia. Selain itu, tiga kasus adalah pedagang pasar di Bantul, tiga kasus tertular dari pasien sebelumnya, dan satu kasus memiliki riwayat luar kota.

“Seorang kasus positif meninggal adalah seorang laki-laki berusia 52 tahun warga Bantul, meninggal pada Rabu (8/7) dengan riwayat perjalanan Surabaya,” ungkap Berty.
Dia menambahkan, ketiga kasus positif yang merupakan pedagang pasar terdiri dari dua orang perempuan berusia 59 dan 56 tahun warga Bantul, serta seorang laki-laki berusia 67 tahun warga Bantul. Berty tidak menyebut nama pasar.
“Iya. Laporannya dari RDT massal pada pasar hasil reaktif lalu swab,” imbuhnya.
Kemudian pasien lain adalah seorang perempuan berusia 17 tahun warga Bantul riwayat tertular dari perempuan berusia 70 tahun warga Bantul yang dinyatakan positif pada (5/7) yang mana perempuan 70 tahun tersebut sebelumnya tertular dari seorang laki-laki berusia 57 tahun warga Bantul yang dinyatakan positif Covid-19 pada 30 Juni.

Kedua kasus lainnya juga tertular langsung dari seorang laki-laki berusia 57 tahun warga Bantul yang dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa (30/6). Terdiri dari seorang laki-laki berusia 41 tahun dan seorang perempuan berusia 15 tahun warga Bantul.
Adapun satu kasus terakhir yang dilaporkan hari ini memiliki riwayat perjalanan dari Madura, yakni seorang laki-laki berusia 32 tahun warga Bantul. Menurut Berty, di sisi lain dilaporkan dua orang sembuh dari Covid-19 yakni dua perempuan berusia 29 dan 80 tahun warga Kota Yogyakarta. Seorang perempuan PDP berusia 40 tahun warga Sleman juga dilaporkan meninggal dengan penyakit penyerta hipertensi.
Hingga kini, dilaporkan total PDP sebanyak 1.959 orang dengan 85 orang masih dalam perawatan. Jumlah ODP sebanyak 7.897 orang. Hasil laboratorium negatif sebanyak 1.481 orang, 121 orang masih dalam proses dan 27 orang meninggal.

Sementara dari hasil pemeriksaan, pedagang pasar yang tertular corona diketahui berada di Pasar Sungapan, Desa Argodadi, Kecamatan Sedayu. Pemerintah Kabupaten Bantul pun akan menutup sementara kegiatan jual beli di Pasar Sungapan menyusul adanya laporan dua pedagang pasar tradisional tersebut yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona jenis baru penyebab Covid-19.
“Langkah kami di Dinas Perdagangan sudah membuat pengumuman bahwa mulai besok (Jumat, 10/7) sampai tiga hari ke depan, yakni sampai 12 Juli Pasar Sungapan sementara kami tutup,” kata Kepala Dinas Perdagangan Bantul Sukrisna Dwi Susanta saat dihubungi di Bantul, Kamis (9/7).

Menurut dia, kegiatan transaksi di Pasar Sungapan ditutup sementara agar tidak terjadi penularan lokal dan menjadi klaster penyebaran virus corona, dan akan dibuka ketika sudah ada upaya pencegahan dari pemerintah daerah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul.
“Jadi biar pedagangnya sementara istirahat dulu, biar tidak ada interaksi lagi sementara waktu selama tiga hari ini, kalaupun ada pedagang yang terpapar biar tidak menular ke pedagang lainnya,” katanya dilansir Antara.(C-4).

Read previous post:
Rembang Urutan Kelima Pilkada Paling Rawan

REMBANG (MERAPI) - Hasil pemetaan Indek Kerawanan Pemilu (IKP) yang dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Rembang, mengkategorikan pemilihan Kepala

Close