Beli Motor Secara Online, PNS Tertipu

BANTUL (MERAPI)- Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), Mahfudz (47) warga Dusun Tangkil, Srihardono, Pundong, Bantul tertipu saat membeli motor secara online, Minggu (5/7). Korban mentransfer uang pembelian namun ternyata penjual motor itu fiktif alias tidak ada. Akibatnya, korban menderita kerugian Rp 4 juta.
Menurut keterangan, awalnya pada pekan lalu, korban melihat iklan penjualan motor Honda Vario di sebuah situs jual beli online. Dia pun kepincut motor yang dijual seharga Rp 8 juta tersebut. Dia kemudian mengontak penjualnya. Transaksi pun berjalan. Pelaku minta korban mentransfer uang pembelian. Akhirnya dia menuju gerai ATM BRI Unit Pundong di Dusun Piring, Srihardono, Pundong, Bantul. Korban lantas mentransfer uang Rp 4 juta sebagai uang muka pembelian motor.

Beberapa hari berselang, pelaku kembali mengontak korban dan meminta segera melunasi pembayaran penjualan motor seharga Rp 4 juta. Korban lantas berinisiatif mengecek penjual motor itu dengan cara browsing internet Cargo pengiriman barang dari Ciamis. Selanjutnya korban menanyakan resi pengiriman barang tersebut asli atau palsu. Dan saat itu diperoleh keterangan dari Cargo di Ciamis bahwa resi tersebut palsu kemudian dianjurkan jangan diteruskan transaksinya. Setelah ditelusuri lagi, identitas penjual motor ternyata juga palsu.

Saksi kemudian berinisiatif melapor ke polisi.
Kanit Reskrim Polsek Pundong Ipda Heru Pracaya SH membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan pihaknya sudah mengecek identitas pelaku. “Ternyata nama dan alamat yang diberikan pelaku kepada korban fiktif. Kita sudah cek,” jelasnya. Dikatakan Heru, korban tergiur harga murah hingga tertipu pelaku. “Korban membeli secara online dan tergiur harga murah. Untuk itu kita mengimbau warga agar tak mudah tergiur barang dengan harga di bawah pasaran yang dijual secara online,” tutupnya. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 4 juta dan kejadian tersebut masih diusut polisi.(Roy)

Read previous post:
SiBakul Jogja Bantu UMKM Bebaskan Ongkos Kirim

Close