Tenaga Kesehatan di Gunungkdul Positif Corona

YOGYA (MERAPI)-Pasien positif corona di DIY bertambah 4 orang dari 242 sampel yang diperiksa dan 201 orang, Jumat (3/7). Sehingga jumlah kasus positif di Yogyakarta sebanyak 324 kasus, 271 orang dinyatakan sembuh dan 8 orang meninggal. Penambahan kasus positif salah satunya merupakan tenaga kesehatan asal Gunungkidul.
“Tambahan pasien positif adalah seorang laki-laki berusia 31 tahun warga Sleman masih dalam penelusuran, seorang perempuan berusia 44 tahun warga Gunungkidul riwayat pernah kontak dengan pasien positif, seorang perempuan berusia 61 tahun warga Sleman dengan riwayat dari Sidoarjo, dan seorang perempuan berusia 34 tahun warga Sleman riwayat perjalanan dari Tangerang,” jelas juru bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih.

Berty menambahkan, dilaporkan pula ada 2 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19, terdiri dari seorang perempuan berusia 29 tahun warga Kota Yogyakarta dan seorang laki-laki berusia 35 tahun warga Gunungkidul.
“Dilaporkan seorang laki-laki PDP meninggal, berusia 32 tahun warga Gunungkidul dan sudah diswab,” imbuh Berty.
Secara akumulasi, tambahnya, jumlah PDP hingga saat ini sebanyak 1.881 orang, 71 orang masih dalam perawatan. Jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 7.738 orang. Hasil laboratorium negatif sebanyak 1.451 orang, 106 orang masih dalam proses laboratorium dan 24 orang meninggal.

Kepada Dinas Kesehatan Gunungkidul dr Dewi Irawaty MKes menambahkan, satu orang pasien positif tambahan di Gunungkidul adalah seorang Tenaga Kesehatan (Nakes) berumur 44 tahun berdomisili di Kecamatan Playen. Dia mengatakan belum diketahui dari mana yang bersangkutan tertular Covid-19 apakah berkaitan dengan pekerjaannya sebagai tenaga medis atau karena sebab lain dan hingga kini terus dilakukan tracing.
Dengan bertambahnya 1 pasien positif ini maka selama pandemi Covid-19 angka kumulatif warga Gunungkidul positif corona mencapai 55 orang. Data meninggal sebanyak 1 orang dan dinyatakan sembuh sebanyak 47 orang. “Bertambahnya 1 pasien saat ini membuat secara total pasien positif dalam perawatan RSUD Wonosari sebanyak 7 orang,” kata dr Dewi Irawaty MKes.

Dijelaskan, dinkes kembali melakukan tracing terhadap warga yang memiliki riwayat kontak. Dia mengatakan saat ini terdapat 2 pasien positif di Wonosari yang penularannya masih belum diketahui. Dari dua pasien tersebut satu di antaranya warga Kecamatan Panggang. “Untuk pasien yang dari Panggang sudah dilakukan tracing yang memiliki riwayat kontak dan sudah kami lakukan rapid test sebanyak 35 orang,” imbuhnya.(C-4/Pur)

Read previous post:
Tes Corona Negatif, Warga Godean Sujud di Jalan Raya

Close