Lompat ke Jurang, Remaja Gagal Bunuh Diri

BANTUL (MERAPI)- Seorang remaja berusia 15 tahun, Hy asal Gunungkidul nekat terjun ke jurang sedalam 20 meter di kompleks Obyek Wisata Watu Amben Dusun Pandean, Srimulyo, Piyungan, Bantul, Kamis (2/7) malam. Niat bunuh diri itu gagal setelah dia terselamatkan dan hanya mengalami patah kaki serta tangan.
Kontan saja aksi ini menggegerkan warga di sekitar lokasi kejadian.
Malam itu dia langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Prambanan. Dugaan sementara tindakan nekat korban lantaran frustasi mengadapi masalah keluarga dan juga dengan mantan pacarnya.
Kapolsek Piyungan Kompol Suraji SH kepada wartawan, Jumat (3/7) membenarkan kejadian ini. Dia mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan dengan seksama, ada dugaan kasus menggemparkan tersebut salah satunya dipicu persoalan utang piutang korban dengan mantan pacar.

Dijelaskan, sebelum peristiwa terjadi, pada awalnya korban bersama lima orang rekannya nongkrong minum kopi di sekitar lokasi kejadian. Selang beberapa saat, Hy minta pamit sebentar untuk pergi ke kamar mandi.
Baru melangkah beberapa meter, korban justru melompat terjun ke jurang yang diperkirakan sedalam 20 meter. Melihat tindakan di luar perhitungan itu, rekannya minta tolong kepada warga. Sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian itu gempar. Mereka berbondong-bondong berusaha menolong. Warga juga melapor ke Polsek Sedayu. Tak berapa lama, polisi dan relawan SAR datang. Malam itu korban langsung dievakuasi oleh berbagai komunitas relawan. “Korban ditemukan di dasar jurang dengan luka tangan dan kaki juga patah,” ujarnya.

Dijelaskan, sebelum jatuh ke dasar jurang, sebenarnya rekan yang bersama minum kopi sudah berusaha menarik korban. Namun karena tidak kuat akhirnya badan remaja tersebut terjun bebas ke dasar jurang. “Kondisi korban saat ini tengah dirawat di rumah sakit,” tandasnya.(Roy)

Read previous post:
GANTI RUGI JALUR REL KA BANDARA BELUM JELAS-Sutedjo Cemas Warga Berubah Pikiran

Close