Warga Sleman Tertular Corona Saat Menunggu Ibu di Rumah Sakit


YOGYA (MERAPI)-Dilaporkan ada penambahan 6 kasus positif Covid-19 di DIY pada Kamis (2/7) sehingga total kasus positif sebanyak 320 kasus, 269 orang dinyatakan sembuh dan 8 orang meninggal.
“Jumlah 1.525 sampel diperiksa dan 1.480 orang,” ungkap Juru bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih kepada wartawan kemarin.
Dia mengatakan kasus positif terdiri dari seorang perempuan berusia 40 tahun warga Sleman dengan riwayat menunggu ibu di ICU rumah sakit, seorang perempuan berusia 36 tahun warga Gunungkidul riwayat perjalanan Surabaya, seorang laki-laki berusia 27 tahun warga Sleman riwayat pernah kontak dengan pasien positif, seorang laki-laki berusia 20 tahun warga Bantul riwayat pekerjaan di Balikpapan, seorang laki-laki berusia 59 tahun warga Gunungkidul riwayat masih dalam penelusuran, dan seorang perempuan berusia 24 tahun warga Bantul riwayat masih dalam penelusuran.
Selain itu, kata Berty, dilaporkan 5 orang dinyatakan sembuh, terdiri dari tiga orang laki-laki warga Sleman berusia 37, 50, dan 59 tahun serta dua orang warga Bantul yang terdiri dari seorang perempuan usia 28 tahun dan seorang laki-laki berusia 32 tahun.

Adapun jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1.875 orang, 69 orang di antaranya masih dalam perawatan. Jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 7.703 orang. Berty menambahkan, dilaporkan juga telah dilakukan test swab massal oleh PT Bank BNI Tbk bekerjasama dengan RSPAU dr S Hardjolukito, Sabtu (27/6) dan Minggu (28/6) dengan jumlah 1.250 sampel. Spesimen diperiksa di laboratorium di Jakarta dan hasil sudah keluar.
“Sebanyak 1.250 sampel telah diperiksa dengan hasil semuanya negatif,” ungkap Berty Murtiningsih.
Di Wonosari, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul dr Dewi Irawaty M Kes juga membenarkan adanya penambahan pasien positif corona. Yakni terdiri 2 orang, masing-masing perempuan berusia 36 tahun dan seorang laki-laki berusia 59 tahun asal Wonosari. Dewi mengatakan, temuan pasien baru ini diketahui dari hasil tracing dan rapid test maupun pemeriksaan swab atas riwayat kontak dengan pasien sebelumnya berasal dari klaster perjalanan dari Jawa Timur. “Kedua pasien positif ini masih satu keluarga dengan pasien positif terahir asal Wonosari,” kata Dewi Irawaty.

Selain bertambah dua kasus positif Covid-19, ditambahkan, hasil rapid test dalam sehari kemarin terdapat tambahan 1 warga reaktif sehingga untuk total kumulatif jumlah warga reaktif seluruhnya ada 546 orang. “Untuk warga yang sebelumnya dinyatakan reaktif kini masih menjalani karantina di Wisma Wanagama Playen,” imbuhnya.
Dewi menambahkan, proses tracing dan rapid test terhadap temuan tiap klaster perjalanan dari Jawa Timur ini terus dilakukan. Dia mengatakan masih ada kemungkinan kedua pasien positif ini memiliki riwayat kontak dengan warga Wonosari. “Kedua pasien potitif ini dimungkinkan tertular dari pasien positif terakhir karena masih ada kaitan keluarga,” jelasnya. Merujuk dari informasi hasil tracing, penularan ini bermula dari seorang pasien yang memiliki riwayat perjalanan dari Jawa Timur. Yang bersangkutan melakukan pulang kampung dalam kondisi telah dinyatakan positif. Dengan menumpang angkutan umum yang bersangkutan akhirnya dilakukan penjemputan di Siyono, Playen dan akhirnya dirawat di RSUD Wonosari.(C-4/Pur).

Read previous post:
Ki Manteb Sudarsono Semangati Kenormalan Baru dengan Lakon Bimo Bangkit

KARANGANYAR (MERAPI) - Lakon Bimo Bangkit yang disuguhkan oleh dalang wayang kulit ternama, ki Manteb Soedarsono, menyemangati masyarakat untuk memulihkan

Close