PSS BELUM PUTUSKAN POTONGAN GAJI – Derry Rachman Kembali Lebih Awal

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Para pemain PSS Sleman sangat serius menghadapi lanjutan kompetisi yang rencananya digelar Oktober mendatang. Tidak hanya berlatih keras di kediaman masing-masing, sejumlah pemain juga tengah bersiap kembali ke Sleman lebih awal dari direncanakan tim pelatih.

Derry Rachman misalnya, dia sudah tiba di Sleman mendahului rekan-rekannya yang lain agar lebih cepat dalam beradaptasi. Kepada Harian Merapi, Derry membeberkan perbedaan cuaca di Yogya degan Kalimantan jadi sebab dirinya kembali lebih awal.

“Beda cuacanya jadi saya harus kembali lebih awal untuk beradaptasi. Selama di sini saya akan tetap latihan mandiri dengan pemain yang tidak pulang,” kata Derry, Rabu (1/7).

Cuaca di Kalimantan Timur, kampung halaman Derry memang lebih panas dibandingkan Yogyakarta. Perlu upaya lebih agar tubuh beradaptasi setelah sekian lama dihantam cuaca kering di sana. Rencananya setelah dites rapid dan medis, pesaing Arthur Irawan di bek kiri PSS ini akan berlatih bersama Zah Rahan di Sleman. Latihan mereka pun akan dipantau tim pelatih. “Saya akan latihan dengan pemain yang tidak pulang di Sleman, menunya mungkin sama. Semoga saja bisa cepat latihan bersama lagi, mungkin Agustus,” sambung Derry.

Adapun tim pelatih dan manajemen sendiri belum bisa menentukan kapan akan mengumpulkan para pemain ke Sleman karena masih menunggu detail keberlanjutan kompetisi dari PSSI dan PT LIB. Andai benar digelar Oktober, pelatih kepala PSS, Dejan Antonic akan mengumpulkan pemain mulai Agustus mendatang sesuai kebutuhan teknis. “Mengembalikan kondisi fisik pemain butuh sekitar dua bulan sebelum kompetisi. Mengumpulkan pemainnya akan dilakukan bertahap,” kata Dejan.

Sementara itu manajemen PSS akan segera menggelar rapat internal untuk menyikapi Surat Keputusan (SK) terbaru dari PSSI tentang regulasi kontrak pemain. Dalam SK PSSI bernomor SKEP/53/VI/2020 tertuang tentang besaran gaji pemain di tengah pandemi di mana manajemen tidak boleh memotong hak pemain di atas 50 persen gaji normal. Direktur Operasional PT PSS, Hempri Suyatna, sempat membeberkan akan menjalin komunikasi dengan PSSI terlebih dahulu agar SK ini tidak menimbulkan banyak persepsi berbeda. Sebelum ke sana, manajemen akan menggelar rapat internal lebih dulu.

“Selama belum ada keputusan manajemen, saya belum bisa menginformasikan berapa gaji yang akan diterima pemain. Setelah adanya kepastian dari PSSI, manajemen akan menggelar rapat internal untuk menentukan besaran nilai kontrak,” tegas Danilo. (Des)

Read previous post:
MERAPI-ISTIMEWA Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan memimpin sertijab di Korem Pamungkas
Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan Pimpin Sertijab Kasrem

Close