DIY TANPA PENAMBAHAN KASUS POSITIF CORONA-Kerumunan Tak Dibubarkan, Tapi Tak Pakai Masker Ditegur

YOGYA (MERAPI)-Dilaporkan tidak ada penambahan kasus positif covid-19 dari 127 sampel yang diperiksa pada 85 orang, Senin (29/6) sehingga jumlah kasus positif di Yogyakarta saat ini sebanyak 306 kasus. Sementara itu pasien sembuh bertambah satu orang sehingga total 261 orang dinyatakan sembuh dan 8 orang meninggal. Selain itu juga dilaporkan tidak ada kasus PDP meninggal.
“Ada kasus yang dinyatakan sembuh yakni seorang perempuan berusia 51 tahun warga Sleman,” ungkap Juru bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih.
Dijelaskan, akumulasi jumlah PDP hingga saat ini sebanyak 1.847 orang, 66 orang di antaranya masih dalam perawatan. Jumlah ODP sebanyak 7.586 orang. Hasil laboratorium menunjukkan negatif sebanyak 1.423 orang, 118 orang masih proses laboratorium dan 25 orang meninggal.

Sementara itu menyikapi dicabutnya maklumat No 2 tahun 2020 oleh Kapolri tentang larangan berkerumun, Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad mengatakan perbulan Juli tidak akan ada pembubaran kerumunan, tetapi tetap ada imbauan pada tiga protokol kesehatan yakni jaga jarak, memakai masker dan cuci tangan.
“Mulai 1 Juli kita lakukan perubahan tidak lagi membubarkan kerumunan tapi 3 hal itu tetap (protokol kesehatan),” ungkapnya, Senin (29/6) di DPRD DIY.
Noviar menjelaskan akan fokus pada supervisi dan mendisiplinkan masyarakat dengan mengkategorikan beberapa sektor dan dilakukan penilaian di akhir bulan. “Kami punya beberapa kategori misalnya kategori tempat wisata, hotel, restoran, pasar tradisional dan pasar modern. Kami kategorikan kemudian kami lakukan penilaian. Akhir bulan akan kami beri penghargaan pada yang nilainya terbaik,” jelasnya.

Kategori nilai terbaik dimulai dengan nilai A dan yang terburuk pada nilai E. Dijelaskan Noviar, akan ada teguran bagi yang mendapatkan skor di bawah rata-rata dan wajib memperbaikinya.
“Itu yang harus kita lakukan teguran, ini ada catatan apa saja yang harus diperbaiki,” imbuhnya.
Dikonfirmasi ulang, menurutnya, tidak ada sanksi yang akan diberikan bagi yang mendapat nilai buruk, seperti misalnya penutupan tempat wisata atau usaha. Namun hanya sebatas teguran saja.
“Tidak ada. Jadi kita tetap lakukan edukasi imbauan dan fasilitasi,” ungkapnya.(C-4)

Read previous post:
PANTAI SELATAN BARU DIBUKA 2 LOKASI: 42 Wisatawan Tersengat Ubur-Ubur

WONOSARI (MERAPI) – Serangan ubur-ubur di kawasan pantai selatan Gunungkidul terjadi lagi dan dalam dua hari saat dilakukan ujicoba pembukaan

Close