Gagal Dapat Kerja, Pilih Jadi Pencuri

YOGYA (MERAPI)- Seorang pemuda pengangguran, DZ (25) warga Tahunan, Umbulharjo, Yogya sudah kesana-kemari cari kerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun saat kondisi pandemi seperti sekarang, pekerjaan pun sulit didapat. Akhirnya dia gelap mata. Rumah tetangganya pun dibobol kemudian menggasak barang elektronik di dalamnya.
Aksi pelaku pun terendus polisi dan kemudian diamankan ke Polsek Umbulharjo, Minggu (28/6). Kanit Reskim Polsek Umbulharjo, Iptu Nuri Aryanto kepada wartawan kemarin mengatakan, ulah pelaku justru terbongkar saat dia dititipi membawa barang oleh PT. Mega Finance. Awalnya dia dipercaya mengirim barang paketan berupa gelas dan selang. Namun ternyata, barang-barang itu tidak diberikan ke satpam PT Mega Finance.

“Barang dari jasa pengiriman yang dititipkan itu tidak diserahkan kepada satpam, melainkan malah dibawa pulang oleh pelaku,” ucap Nuri Aryanto.
Salah seorang karyawan PT Mega Finance lantas mencurigai orang yang menerima barang tersebut sebagai pelaku. Mengetahui hal itu, karyawan dan satpam PT Mega Finance langsung menghubungi petugas piket Polsek Umbulharjo. Polisi pun memburu tersangka DZ.
“Saat ditangkap, pelaku sedang berdiri di depan rumah seseorang di Jalan Gambiran, Pandeyan, Umbulharjo,” jelasnya. Saat dilakukan penggeledahan tas yang dibawa pelaku, ditemukan barang elektronik hasil curian.
“Saat dilakukan penggeledahan, pelaku mengaku tas berisi alat elektronik tersebut didapat dengan cara mencuri di rumah korban Aka Madya Wiratama (29) warga asal Jawa Timur yang mengobtrak rumah di Dusun Tahunan Umbulharjo,” katanya.

Menurut Nuri, aksi pencurian itu dilakukan pelaku dengan cara menendang pintu di saat penghuninya tidak berada di rumah.
Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil barang berharga dan memasukkan dalam tas. Selain itu, pelaku juga mengacak-acak isi rumah. Setelah berhasil mengambil barang yang inginkan, pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Nuri menambahkan, terduga pelaku tinggal di wilayah Tahunan, Umbulharjo tidak jauh dari rumah korban. “Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku melakukan aksi pencurian karena motif ekonomi, pelaku ini tidak punya pekerjaan,” jelasnya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan perusakan ancaman hukuman maksimal 7 tahun kurungan penjara.(Shn)

Read previous post:
Dua Prajurit Kodim Kulonprogo Dikirim ke Papua

Close