Kejar-kejaran dengan Polisi, Maling Motor Ditembak di Jalan Solo

DEPOK (MERAPI)- Aksi kejar-kejaran bak adegan film tersaji saat anggota Polsek Depok Barat, Sleman berusaha menangkap seorang pencuri motor, Jumat (26/6) petang. Pelaku kabur memacu motor hasil curian di Jalan Solo atau Jalan Laksda Adisutjipto, Sleman. Polisi mengejar dan akhirnya melumpuhkan pelaku dengan tembakan.
Menurut keterangan, pelaku yang diamankan adalah seorang mantan Pegawai Negeri Sipil, IC (35) asal Surabaya. Sebelum dibekuk, dia membawa kabur motor milik Teguh Saputro (51) warga Karangmojo, Gunungkidul yang tengah diparkir di Jalan Perumnas Dusun Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Jumat (26/6) pukul 17.15 WIB.
“Saat ini pelaku sudah kita amankan, kita juga menyita barang bukti sepeda motor dan handphone milik korban,” ujar Kapolsek Depok Barat Kompol Rachmadiwanto kepada wartawan, Minggu (28/6).

Diungkapkan Rachmadiwanto, peristiwa itu bermula saat korban datang memarkirkan sepeda motor di sebuah toko di kawasan Seturan pada Jumat petang pukul 17.00. Saat itu, korban bermaksud menukarkan uang di toko. Usai memarkirkan motor, korban lantas masuk ke dalam toko.
Namun korban lengah dengan meninggalkan motor dalam posisi kunci tertancap di sepeda motor. Bahkan handphone korban yakni merk Vivo seri Y12 juga masih tertinggal di dashboard sepeda motor.
Dalam waktu bersamaan, pelaku melintas di lokasi kejadian. “Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh pelaku untuk menggasak sepeda motor itu. Dengan mudah pelaku membawa kabur motor korban,” ucapnya.
Aksi pencurian itu baru diketahui saat korban selesai menukarkan uang dan bermaksud pulang. Dia kaget karena sepedamotornya tidak ada di lokasi semula. Mengetahui sepeda motornya telah hilang, korban selanjutnya melapor ke Polsek Depok Barat.

Mendapat laporan itu, dengan dipimpin Kanit Reskrim Iptu Isnaini SH, polisi lantas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil olah TKP petugas berhasil mendapatkan petunjuk dan mengantongi identitas pelaku. Dia pun terlacak kabur ke arah Jalan Solo.
Tidak mau buruannya lepas, petugas lantas melakukan pengejaran. Dalam waktu singkat, polisi berhasil menemukan pelaku. Sadar dibuntuti polisi, pelaku justru memacu motornya lebih kencang. Polisi mengeluarkan tembakan peringatan. Namun pelaku tak menggubrisnya. Akhirnya sesampainya di perempatan timbangan Dusun Kunden, Jogotirto, Berbah, polisi mengarahkan moncong pistol ke kaki pelaku. Sekali tembak, dia tersungkur terkapar di jalan raya. Polisi segera mengamankan pelaku ke RS Bhayangkara Polda DIY.

“Korban dilumpuhkan saat melarikan diri dengan membawa sepeda motor korban di perempatan timbangan Dusun Kunden, Jogotirto, Berbah, pukul 18.05 WIB. Pelaku ditangkap tidak sampai satu jam setelah korban lapor,” jelas Rachmadiwanto.
Usai mendapat perawatan medis, selanjutnya pelaku dan barang bukti lantas digelandang ke Polsek Depok Barat guna dilakukan pemeriksaan. Iptu Isnaini menambahkan, pelaku merupakan pecatan PNS Bea Cukai di Juanda Surabaya tahun 2015 lalu.
“Dari pengakuan pelaku, dia hampir 1 bulan di Yogyakarta untuk cari pekerjaan. Selama tinggal, pelaku hidup menggelandang. Dia nekat mencuri motor itu sebagai sarana kendaraan,” kata Iptu Isnaini.
Atas perbuatannya, pelaku saat ini telah ditahan di Polsek Depok Barat. Dia terancam dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun.(Shn)

Read previous post:
FUI DIY Siap Menjaga Kondusivitas Jelang Pilkada Serentak 2020

Close