PROGRAM PUSLATDA DIY MENUJU PON XX-2021 – KONI DIY Perkirakan Atlet Berlatih pada November

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Adanya pandemi Covid-19 membuat sejumlah kegiatan tak berjalan maksimal. Tak terkecuali persiapan para atlet DIY yang masuk program pemusatan latihan daerah (Puslatda) menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Papua.

Di tengah kondisi pandemi dan situasi tanggap darurat di DIY, para atlet diminta untuk berlatih secara mandiri di rumah masing-masing. Meski demikian, materi latihan dan evaluasi dipantau oleh para pelatih melalui sistem online.

Setelah hampir tiga bulan menjalani aktivitas latihan mandiri, tentu para atlet ingin segera berlatih bersama termasuk menggunakan tempat latihan yang ideal. Hal tersebut menjadi pertimbangan KONI DIY yang berharap pada bulan November mendatang para atletnya bisa berlatih bersama. Namun tetap dengan melihat perkembangan penanganan covid-19 di DIY.

Menurut Wakil Ketua I KONI DIY, Rumpis Agus Sudarko, proses latihan para atlet yang masuk Puslatda diharap bisa dimulai pada akhir tahun ini. “Paling tidak tahun ini dianggap masa transisi. Semoga saja November kami sudah bisa latihan awal. Harapannya juga semua fasilitas olahraga dibuka dengan ketentuan protokol olahraga dan sudah dapat izin untuk digunakan,” ujarnya di Yogya, Jumat (19/6).

Lebih lanjut, Rumis mengungkapkan, jika bulan November sudah diperbolehkan untuk menggelar latihan bersama, diharapkan bisa dimaksimalkan untuk proses latihan awal di dua bulan terakhir tahun 2020. “Jika benar diperbolehkan mulai latihan bulan November, maka 2 bulan awal ini akan dijadikan masa transisi memperbaiki kondisi psikologis dan fisik. Faktor psikologis ini yang paling berat pemulihannya,” lanjutnya.

Tak dipungkiri Rumpis, untuk program latihan pada tahun ini memang tak bisa dianggap sebagai latihan yang ideal. “Untuk tahun 2020 sepertinya belum bisa menggelar kegiatan secara maksiaml untuk program Puslatda ini. Mungkin kami maksimalkan di tahun 2021 untuk persiapan menuju PON mendatang,” katanya.

Selain itu, Rumpis juga menyampaikan bahwa untuk program tahun depan, persiapan dilakukan selama 10 bulan, baik itu persiapan umum, khusus hingga periode pra-kompetisi dan kompetisi. “Dari 10 bulan yang akan disiapkan dalam Puslatda, kami akan siapkan program latihan yang teratur, terukur dan berkelanjutan. Hal itu sesuai tahapan iptek olahraga,” tuturnya. (Oro)

Read previous post:

TEMANGGUNG (MERAPI) - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Temanggung sediakan server khusus untuk Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 di

Close