Dibacok Perampok Saat Naik Motor

SEYEGAN (MERAPI)-Seorang pemuda, AH (22) warga Sorogenen, Menayu, Muntilan, Magelang, Jawa Tengah dirampok saat melintas naik motor di jalan Dusun Kadipiro, Margodadi, Seyegan, Sleman, Senin (15/6) malam. Korban dipepet pelaku yang diduga berboncengan 2 motor, dibacok, kemudian uang Rp 6 juta yang disimpan di jok motor dibawa pelaku.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bacok di bagian paha dan tangan. Kuat dugaan, pelaku sudah membuntuti korban sebelum beraksi.
Kasus penganiayaan tersebut kini masih dalam penanganan Aparat Polsek Seyegan. Kapolsek Seyegan AKP Samidi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (16/6) membenarkan peristiwa pencurian dengan kekerasan (Curas) tersebut.

“Memang benar ada kejadian itu, saat ini pelaku masih dalam penyelidikan,” ucapnya.
Dikatakan, peristiwa itu terjadi di jalan umum Dusun Kadipiro, Margodadi, Seyegan, Sleman. Sebelum dirampok, diduga korban telah dibuntuti oleh pelaku dari Pasar Pasty Dongkelan, Mantrijeron, Kota Yogya.
Kejadian bermula saat korban mengendarai motor Yamaha Mio Z dengan nomor polisi B 3087 PDM, usai pulang dari Pasar Pasty. Dia bermaksud pulang ke Magelang. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban bertemu dengan terduga pelaku.
Saat itu, pelaku yang saling berboncengan lantas memepet korban dan menyabetkan sebilah senjata tajam di bagian lengan korban sebanyak 2 kali. Meski diserang, korban tetap melaju. Dia berusaha menyelamatkan diri hingga pelaku pergi.

“Karena kesakitan akibat luka itu, korban berhenti dan menepi di sekitar lokasi. Namun tak lama setelah korban berhenti, pelaku kembali datang dan langsung membacok paha bagian atas korban,” katanya.
Mendapat serangan mendadak oleh pelaku tidak dikenal, akhirnya korban lari ke arah sawah dengan meninggalkan motornya di tepi jalan.
Melihat korban kabur, pelaku mencongkel jok motor dan mengambil uang Rp 6 juta.
“Pelaku ini sudah mengetahui korban bawa uang yang ditaruh di bagasi motor bawah jok, makanya yang diincar uangnya,” katanya.
Setelah pelaku pergi, korban minta tolong warga untuk mengantarkan ke rumah sakit guna mendapat pertolongan medis. Petugas Polsek Seyegan yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian dan membawa motor itu untuk dijadikan barang bukti.

“Usai berobat, sekitar pukul 22.30 korban datang ke Polsek Seyegan untuk membuat laporan. Namun saat mengecek uang di dalam jok, ternyata sudah hilang,” beber AKP Samidi.
AKP Samidi menambahkan, berdasarkan keterangan korban, pelaku menggunakan motor Honda Vario putih berboncengan dan Honda Beat juga berboncengan. Dugaan sementara pelaku lebih dari dua orang. Polisi juga menduga pelaku sudah membuntuti korban sebelum dieksekusi di tempat sepi.
“Untuk sementara kasus ini masih dalam penyelidikan untuk memburu pelakunya. Korban mengalami luka bacok di tangan kanan 2 kali bacokan, di paha atas 1 kali dan dijahit sebanyak 22 jahitan,” beber AKP Samidi.
Dari keterangan korban, menurut AKP Samidi, uang itu rencananya digunakan untuk membeli ikan hias di pasar hewan Pasty karena disuruh majikannya. Karena tidak bertemu dengan si penjual ikan, sehingga uang dibawa pulang lagi.
“Korban kemudian menawarkan pakan udang di Rewulu dan Godean, karena tidak juga laku akhirnya berniat pulang. Namun naas dalam perjalanan korban dianiaya orang tidak dikenal,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
PPDB Tahun Ajaran 2020/2021, Metode Afirmatif Dapat Perhatian Khusus

KARANGANYAR (MERAPI) - Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) memberi perhatian khusus jalur afirmatif di tahun ajaran 2020/2021. Sekretaris Dinas

Close