ALOKASI ANGGARAN UNTUK PENANGANAN COVID-19 – KONI Bantul Tak Dapatkan Dana Tahap II

BANTUL (HARIAN MERAPI) – Meski pencairan dana hibah tahap I dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul telah dicairkan, ternyata dana hibah tahap II untuk KONI Bantul tak bisa dicairkan. Hal tersebut tak lepas dengan masalah yang lebih urgen, yakni alokasi anggaran Pemkab Bantul masih difokuskan untuk penanganan Covid-19 atau virus corona.

Adapun dana hibah tahap II untuk KONI Bantul mencapai Rp 1,8 miliar. Terkait kepastian tidak bisa dicairkannya dana hibah tahap II tersebut berasal dari sosialisasi yang diselenggarakan dinas terkait, Inspektorat, DPKAD dan Disdikpora Bantul yang berlangsung pada Selasa (16/6).

Menurut Ketua Umum KONI Bantul, Subandrio, pihaknya telah mendapatkan penjelasan terkait tidak dicairkannya dana hibah tahap II untuk KONI Bantul. “Sudah ada penjelasan dari dinas terkait dan sudah ada kepastiannya juga. Memang dana hibah tahap kedua tak bisa cair karena dialihkan untuk penanganan covid-19,” terangnya, kemarin.

Dengan kondisi tersebut, maka KONI Bantul perlu memperhatikan penggunaan anggaran dana hibah tahap pertama untuk keperluan hingga akhir tahun ini. Bagaimanapun, penanganan wabah Covid-19 lebih penting dibandingkan dana untuk kegiatan lain.

Secara terpisah, Sekum KONI Bantul, Bambang Sutarto mengatakan, pihaknya perlu melakukan koordinasi dengan para anggota untuk melakukan perubahan rencana anggaran belanja (RAB) yang diprogramkan pada awal tahun. Dengan kebijakan tersebut, maka masing-masing cabor harus bisa menggunakan anggaran yang telah cair di tahap pertama untuk kegiatan selama 1 tahun.

”Ketika dana tahap kedua tidak cair, kami meminta cabor bisa menerimanya dan segera melakukan perubahan RAB. Jadi, anggaran di tahap pertama harus digunakan untuk setahun. Jika anggaran tahap pertama sudah digunakan, maka sisa penggunaan anggaran itu harus bisa digunakan untuk tahap kedua atau hingga akhir tahun ini,” katanya.

Lebih lanjut, Bambang mengungkapkan bahwa pihaknya segera melakukan rapat untuk membahas perubahan RAB tersebut. “Kami akan bahas terkait perubahan RAB itu, baik LPJ anggaran tahap pertama hingga kegiatan menghadapi Porda DIY 2022. Untuk LPJ anggaran tahap pertama kan harus selesai bulan Juni ini,” ungkapnya. (Oro)

Read previous post:
Beternak Ikan Lele Kian Diminati

ANTUSIAS memelihara ikan terlebih jenis lele kian bertambah. Apalagi ketika pandemi Covid-19 belum benar-benar berakhir, masih banyak warga berusaha banyak

Close