Kontak dengan Pedagang Ikan, 3 Warga Kulonprogo Reaktif

WATES (MERAPI)- Sebanyak 19 warga Kulonprogo yang menjalin kontak dengan pedagang ikan asal Purworejo yang positif Covid-19 telah menjalani rapid test. Hasilnya, tiga di antaranya reaktif.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kulonprogo, drg Theodola Baning Rahajujati, Minggu (14/6) menyampaikan, hasil tracing pedagang ikan yang positif dari Jogoboyo Purworejo (perbatasan Kulonprogo dengan Purworejo) dilaporkan ada 19 orang. Mereka berasal dari Kapanewon Temon 11 orang, Wates 5 orang, Galur 2 orang dan Pengasih 1 orang.
“Seluruhnya Orang Tanpa Gejala (OTG). Sekarang mereka melakukan isolasi mandiri di rumah,” kata drg Baning.

Setelah dilakukan rapid test pertama terhadap 19 orang tersebut, tiga di antaranya didapatkan hasil reaktif. Ketiganya dijadwalkan menjalani swab tes Senin dan Selasa (15-16/6). Sementara 16 lainnya, akan dilakukan rapid test kedua setidaknya 10 hari ke depan.
“Gugus tugas kalurahan dan kapanewon bekerja sama dengan UPT Pasar saat ini masih melakukan pelacakan terhadap pedagang di pasar yang kemungkinan kontak erat dengan kasus positif Jogoboyo,” kata drg Baning.
Selain itu, Gugus Tugas Covid-19 Kulonprogo juga mendapatkan laporan adanya tiga orang yang reaktif saat melakukan rapid test mandiri. Ketiganya akan menjalani swab test Senin dan Selasa (15-16/6).

Di sisi lain, drg Baning juga menginfokan kesembuhan pasien kasus positif Covid-19 yakni KP-11 warga Temon. Pemudik dari Tangerang itu sudah pulang dari RSUD Wates setelah dirawat selama delapan hari, terhitung sejak 5 Juni lalu.
“Sehingga hari ini semua positif Covid-19 Kulonprogo sudah sembuh,” ucapnya.
drg Baning menjelaskan, saat ini Gugus Tugas Covid-19 Kulonprogo sedang melakukan kajian dan menghitung skoring status risiko wilayah sesuai ketentuan gugus tugas pusat. Kajian tersebut akan digunakan untuk dasar menentukan pedoman Tatanan Kehidupan Baru atau New Normal, di mana SK Bupati Kulonprogo ditargetkan bisa dikeluarkan awal minggu depan.
“Kami berpesan dengan situasi nol kasus positif ini masyarakat jangan lengah dan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Kulonprogo sangat berisiko terjadi penularan karena daerah sekitar yaitu Purworejo, Magelang, Sleman dan Bantul adalah daerah transmisi lokal,” ucap drg Baning.(Unt)

Read previous post:
Tingkatkan Imunitas dengan Olahan Ayam

SATWA jenis ayam dapat diolah menjadi berbagai jenis masakan. Penggunaannya antara lain bisa dalam wujud sate, tongseng, soto, ayam goreng

Close