Positif Corona Klaster Pedagang Ikan Terus Bertambah


YOGYA (MERAPI)- Dilaporkan terjadi penambahan 5 kasus positif Covid-19 di DIY pada Minggu (14/6) dari total spesimen yang diperiksa sebanyak 286 sampel dengan 227 orang. Sehingga jumlah kasus positif di Yogyakarta menjadi 269 kasus, 210 orang dinyatakan sembuh dan 8 orang lainnya meninggal. Dari jumlah itu, empat pasien berasal dari klaster pedagang ikan di Gunungkidul.
“Keempat kasus adalah hasil tracing Dinkes Gunungkidul pada kasus suplier ikan dan seorang lainnya riwayat perjalanan dari Bekasi,” ungkap Juru bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih kepada wartawan kemarin. Dijelaskan, keempat kasus yang berkaitan dengan pedagang ikan terdiri dari 4 orang laki-laki warga Gunungkidul berusia 39, 40, 53, dan 54 tahun. Sedangkan seorang yang memiliki riwayat luar kota adalah balita perempuan berusia 4 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul dr Dewi Irawaty MKes juga membenarkan adanya penambahan 4 orang pasien positif dari klaster pedagang ikan. Mereka merupakan hasil tracing karena adanya riwayat kontak dengan pasien positif sebelumnya dan dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). “Keempat orang tersebut seluruhnya berasal dari Kapanewon, Karangmojo,” kata dr Dewi Irawaty M Kes, Minggu (14/6).
Dijelaskan bahwa semua pasien baru ini berjenis kelamin laki-laki dengan usia masing-masing 40 tahun, 54 tahun, 39 tahun dan 53 tahun. Menurut Dewi, kategori penularan dalam klaster pedagang ikan ini masuk dalam generasi ke-3 (G3) dengan total sudah mencapai 11 orang. Semula klaster pedagang ikan ini menularkan 2 orang. Mereka kontak dengan pasien positif setelah berkunjung ke sebuah pasar di Semarang. Klaster ini berkembang jadi 7 orang dan saat ini terakumulasi 11 orang positif. Sementara dari hasil rapid test yang hasilnya reaktif, terakumulasi ada 466 orang dan khusus untuk Minggu (14/6) tidak ada penambahan reaktif.

Mengantisipasi meningkatnya jumlah pasien aktif dan melonjaknya hasil rapid test reaktif, ujar Dewi, Pemkab Gununungkidul tengah melakukan upaya untuk mengisolasi warga yang reaktif di Wisma Wanagama milik Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada (UGM). Selain itu banyak warga yang berpartisipasi dengan merelakan rumahnya untuk dijadikan karantina bagi warga yang hasil Rapid Testnya reaktif. “Kita akan terus lakukan upaya memutus penyebaran virus corona klaster pedagang ikan di Karangmojo dan di pasar Argosari,” terangnya.
Di sisi lain, dilaporkan 6 orang sembuh dari Covid-19 di DIY. Terdiri dari seorang laki-laki berusia 51 tahun warga Kota Yogyakarta, dua orang perempuan warga Bantul berusia 49 dan 65 tahun, seorang laki-laki berusia 73 tahun warga Sleman, seorang perempuan berusia 22 tahun warga Sleman, dan seorang laki-laki berusia 27 tahun warga Gunungkidul.

Selain itu dilaporkan seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dalam proses laboratorium dan sudah diswab adalah seorang laki-laki berusia 83 tahun warga Bantul.
Hingga saat ini akumulasi jumlah PDP sebanyak 1.707 orang dengan 83 orang masih dalam perawatan. Adapun total Orang Dalam Pengawasan (ODP) hingga saat ini sebanyak 7.147 orang. Hasil laboratorium menunjukkan negatif hingga saat ini sebanyak 1.293 orang, 145 orang masih dalam proses laboratorium, dan 24 orang lainnya meninggal.(C-4/Pur)

Read previous post:
Gua Kalisuci Uji Coba Pembukaan 22 Juni

SEMANU (MERAPI) - Pengelola objek wisata Gua Kalisuci di Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, melakukan pembatasan kuota pengunjung 100 orang per

Close