Pedagang Ikan Purworejo Positif Corona, 13 Warga Kulonprogo Diisolasi

TEMON (MERAPI)- Seorang pedagang ikan warga Purworejo yang berjualan di wilayah perbatasan dengan Kulonprogo, dinyatakan positif Covid-19, Jumat (12/6). Sebagai langkah tindak lanjut, sebanyak 13 warga Kulonprogo yang kontak erat diminta melakukan isolasi mandiri serta dijadwalkan menjalani rapid test hari ini, Sabtu (13/6).
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kulonprogo, drg Theodola Baning Rahajujati menyampaikan, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan Dinkes Purworejo. Petugas membenarkan adanya seorang pedagang ikan di Jogoboyo yang positif Covid-19.

“Sudah diisolasi mandiri di rumah,” kata drg Baning.
Peristiwa ini direspons cepat Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo. Berdasarkan penelusuran yang dilakukan petugas Puskesmas Temon 2 bersama Tim Gugus Tugas Desa Jangkaran, diperoleh informasi adanya 11 orang yang kontak dengan pedagang ikan positif Covid-19 warga Purworejo. Selain itu, Tim Gugus Tugas Desa Banaran Galur juga melaporkan adanya 2 orang yang kontak dengan pedagang ikan tersebut.

“Sebanyak 13 kontak tersebut sudah diminta isolasi mandiri di rumah masing-masing. Mereka juga dijadwalkan menjalani rapid test oleh Puskesmas Temon 2 dan Puskesmas Galur 2 besok siang, Sabtu (13/6),” urai drg Baning.
Dia kemudian meminta agar masyarakat yang mengetahui atau merasa kontak erat dengan pedagang ikan dari wilayah Purworejo tersebut untuk segera melaporkan ke gugus tugas desa atau puskesmas masing-masing. Dengan demikian, kontak erat bisa menjalani rapid test sebagai langkah tindak lanjut penanganan Covid-19.(Unt)

Read previous post:
NYAI AGENG PANCURAN (12-HABIS) – Menata Kembali Pemerintahan Kerajaan Demak

Akhirnya mereka pergi ke Demak berempat dengan tiga ekor kuda. Kanjeng Sunan Kalijaga berharap mudah-mudahan tewasnya Kanjeng Sultan Trenggana belum

Close