Dokter Tim PSS Siap Terapkan Protokol Kesehatan

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) baru saja mengeluarkan rancangan Panduan Pencegahan dan Pengendalian Pandemi Covid-19 dalam Penyelenggaraan Pertandingan Sepakbola Liga Indonesia Baru (LIB). Dalam rancangan itu memuat terdiri lima subjek.

Lima subjek yang terdiri dari Pedoman Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 Secara Umum, Pedoman untuk Akomodasi Hotel Saat Tim Melakukan Perjalanan Tandang, Rekomendasi Prosedur untuk Dugaan atau Positif COVID-19, Pedoman untuk Higienis dan Sanitasi Lingkungan, dan Kebutuhan Tambahan.

Dokter tim PSS Sleman, Elwizan Aminuddin telah membaca panduan kesehatan yang dirancang demi menjaga kesehatan dan keamanan saat liga berlangsung tersebut. Ia siap menerapkan protokol kesehatan itu di klub kebanggaan warga Sleman itu sekaligus membimbing seluruh elemen di PSS terbiasa dengan protokol itu.

“Saya siap untuk menerapkan itu di klub. Apalagi di sini kesehatan selalu menjadi nomor satu,” tegas Erwin, Selasa (9/6).

Erwin juga memuji isi panduan protokol kesehatan yang nantinya akan diterapkan ke tiap klub peserta liga. Sebagian besar isi panduan cukup baik untuk memandu kesehatan para pemain selama liga berlangsung di tengah pandemi baik dalam pertandingan maupun latihan. Namun ia dan manajemen harus bekerja keras karena dituntut aktif saat tim menjalankan protokol. “Cukup bagus untuk menjaga kesehatan dan keselamatan pemain, kita semua harus aktif,” pujinya.

Adanya panduan ini membuat kompetisi makin dekat. Keinginan Dejan Antonic untuk kembali berlatih di awal Juli pun akan menjadi kenyataan dengan adanya panduan apalagi di dalamnya juga mengatur protokol saat latihan. Pekan ini Dejan akan segera menggelar rapat virtual untuk membahas program latihan dengan pemain dan manajemen dengan protokol kesehatan yang telah disampaikan PSSI ke tiap klub. “Kami menyusun program sesuai kebutuhan dan sehati-hati mungkin nantinya untuk persiapan selama dua bulan sebelum liga dimulai,” tegas pelatih asal Serbia itu.

Usai membuat Panduan Pencegahan dan Pengendalian Pandemi Covid-19 dalam Penyelenggaraan Pertandingan Sepakbola Liga Indonesia Baru (LIB) dan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Klub, masih ada tiga panduan yang sedang dirancang. Tiga panduan itu yaitu pemusatan latihan Timnas yang berlaku untuk semua kelompok usia, pedoman SSB (sekolah sepakbola), dan pedoman untuk kursus-kursus kepelatihan.

Pedoman ini masih disusun oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, Wakil Sekjen PSSI, Maaike Ira Puspita, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, Ketua Tim Medis PSSI, dr Syarif Alwi, dokter Timnas Indonesia U-19, dr Dicky M Shofwan, dokter Timnas Indonesia U-16, dr Ifran Ahmad, dan dokter Timnas Putri Indonesia, dr Leksolie FoEs. (Des)

Read previous post:
Sanksi Baca Pancasila

Close