TUNGGU KEPUTUSAN KEMENPORA – Kontingen Popwil DIY Belum Dibentuk

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Pembentukan kontingen DIY yang akan diberangkatkan pada Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) yang berlangsung di Kalimantan Selatan pada bulan November mendatang, hingga saat ini belum dilakukan. Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY masih menunggu kepastian dari Kemenpora terkait pelaksanaan Popwil tersebut.

Menurut Kepala BPO DIY, Eka Heru Prasetya, hingga saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari Kemenpora terkait pelaksanaan Popwil di Kalsel. “Kami belum tahu apakah pelaksanaannya tetap digelar akhir tahun ini atau diundur menjadi tahun 2021. Makanya untuk saat ini belum ada pembentukan kontingen,” terangnya di Yogya, Jumat (5/6).

Dijelaskan Eka Heru, dengan adanya pandemi covid-19 atau virus corona yang melanda sebagian besar wilayah di Indonesia saat ini, tentu anggaran pemerintah daerah tersedot untuk penanganan kasus tersebut. Bahkan sudah ada beberapa daerah yang mencoret anggaran pemberangkatan kontingen karena digunakan untuk penanganan covid-19.

“Dari informasi yang kami dapatkan, sudah ada daerah yang mencoret anggaran untuk pemberangkatan kontingen ke Popwil, yakni Banten dan Bali. Jadi dua daerah itu kemungkinan absen. Namun ada pula daerah yang masih tetap menganggarkan, seperti Jawa Tengah misalnya,” jelasnya.

Terkait anggaran yang ada di Pemda DIY, Eka Heru memang tak menampik jika penanganan covid-19 menjadi fokus utama. “Dari yang saya tahu, anggarannya memang termasuk yagn dialihkan untuk penangan covid ya. Namun kalau sudah ada keputusan dari Kemenpora bahwa Popwil tetap digelar, maka kami ajukan lagi anggarannya,” akunya.

Eka Heru menambahkan bahwa persiapan yang dilakukan memang idealnya pada bulan Juni ini dimulai seleksi atlet. Padahal pelaksanaan Popwil akan digelar pada bulan November mendatang. Dengan belum ada pembentukan kontingen, tentu persiapan yang dilakukan memang tidak berjalan ideal.

“Ya sebenarnya kalau digelar tahun ini memang kurang ideal persiapannya. Nanti hasilnya juga tidak maksimal. Belum lagi kondisi masih ada pandemi seperti saat ini. Latihan yang dilakukan pasti tidak maksimal,” imbuhnya. (Oro)

Read previous post:
Ngaku Anggota Reserse, Napi Asimilasi Peras Warga

Close