KONI Yogya Dorong Cabor Perorangan Agar Tingkatkan Prestasi

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Restrukturisasi KONI Kota Yogya di bawah Aji Karnanto mulai melakukan evaluasi kegagalan pada pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2019 lalu. Dengan telah menyiapkan program jangka panjang melalui pemusatan latihan kota (Puslatkot) pada awal tahun 2021, KONI Yogya berharap pada atlet-atlet di cabang olahraga (cabor) perorangan mampu mendulang prestasi lebih baik.

Menurut Wakil Ketua II KONI Yogya, Danardono, pihaknya menilai jika prestasi atlet Yogya pada cabor perorangan kurang terlihat dibandingkan cabor beregu yang mampu menyumbangkan medali emas. “Makanya kami sudah mulai memetakan cabor apa saja yang perlu ditingkatkan. Untuk cabor perorangan ini memang perlu diperbaiki lagi, sedangkan cabor beregu juga tak boleh terlena,” katanya di Yogya, kemarin.

Dijelaskan Danardono, beberapa cabor beregu seperti sepakbola, basket maupun yang lainnya, berhasil menorehkan prestasi terbaik. Hal tersebut diharapkan mampu menjadi pemicu bagi cabor lain untuk bisa meraih hasil serupa di Porda DIY tahun 2022 mendatang.

“Beberapa cabor perorangan seperti renang, atletik, senam, dansa hingga beladiri, memiliki peluang untuk meraup medali emas. Ini menjadi pekerjaan kita bersama untuk bisa meraih hasil terbaik di Porda ke depan. Tidak hanya atlet tapi juga pelatih dan pengurus harus bisa bekerjasama,” jelasnya.

Bahkan secara spesifik, Danardono menyebutkan bahwa cabor atletik dan renang, seharusnya menjadi perhatian untuk bisa mendulang medali emas. Karena dari dua cabor tersebut, terdapat banyak nomor yang dilombakan sehingga peluang mendapatkan emas juga terbuka.

“Dua cabor ini sangat penting untuk dimaksimalkan karena bisa mendulang medali emas yang banyak. Kami akan fokuskan dan maksimalkan di sana, baik itu pola latihannya, sisi pelatihnya hingga atletnya,” bebernya.

Pada cabor renang, Yogya sebenarnya sempat berjaya pada beberapa Porda sebelumnya dengan meraup 2/3 total medali emas yang diperebutkan. Untuk itu, Danardono berharap hal tersebut bisa kembali terulang. Sedangkan untuk cabor atletik, pihaknya benar-benar ingin memperbaiki prestasi karena Yogya sempat tidak mendapatkan medali emas pada Porda DIY tahun 2015.

Tak hanya dengan memperbaiki pola latihan yang akan dijalankan, Danardono menyebutkan bahwa pihaknya juga berharap bisa mendapatkan tambahan atlet baru dengan persiapan yang cukup panjang. “Porda kan diundur jadi 2022, ini kesempatan untuk melakukan persiapan panjang. Tidak hanya memperbaiki latihan tapi juga mencari bibit atlet baru. Kalau pun ada mutasi kan masih ada waktu dan itu benar-benar harus disiapkan jauh-jauh hari,” terangnya. (Oro)

Read previous post:
Inflasi DIY Mei 2020 Kembali Meningkat

Close