Pengulangan Rapid Test Massal di Kulonprogo Temukan Lima Orang Reaktif

WATES (MERAPI) – Pemkab Kulonprogo menggelar pengulangan rapid test massal selektif yang menyasar pasar tradisional dan swalayan di wilayah setempat, Selasa-Rabu (2-3/5). Hasilnya, ada lima orang yang hasil testnya reaktif.
Pengulangan rapid test massal selektif menyasar 360 orang. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kulonprogo, drg Theodola Baning Rahajujati menyebut, dari 360 orang yang disasar pengulangan rapid test, 355 orang dinyatakan non reaktif.
“Rapid test kedua dilakukan kepada 360 orang dengan hasil non reaktif 355 dan reaktif 5 orang,” katanya.

Kendati demikian, drg Baning enggan mengungkap identitas lima orang yang hasil testnya reaktif. Ia juga tidak menyebut latar belakang kelimanya, apakah merupakan pedagang pasar, pengunjung pasar, karyawan swalayan atau pengunjung swalayan.
“Kami belum bisa infokan sekarang,” ucapnya.
Langkah selanjutnya, lima orang yang hasil rapid testnya reaktif akan menjalani tes swab. Pelaksanaan tes swab direncanakan pada Kamis dan Jumat (4-5/5). Saat ini, lima orang tersebut sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
“Mulai 30 Mei kemarin, pemeriksaan sampel swab sudah bisa dilakukan di BBVet Wates sehingga hasilnya lebih cepat,” tegas drg Baning.

Sebagai informasi, rapid test massal selektif pertama telah digelar pada 19-20 Mei. Hasilnya, ada tujuh orang reaktif. Mereka terdiri dari tiga orang pedagang pasar, satu orang karyawan swalayan, dan tiga orang pengunjung swalayan. Meski demikian, setelah dilakukan test swab terhadap ketujuh orang itu, seluruhnya menunjukkan hasil negatif.
Ditanya terkait satu orang pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di RSUD Wates, drg Baning menyebut kondisinya baik. Hingga kini, sudah tercatat 10 kasus positif Covid-19 di Kulonprogo, di mana 9 di antaranya telah berhasil sembuh.”Doakan segera negatif,” tutup drg Baning. (Unt)

Read previous post:
DILUNCURKAN SEKOLAH VOKASI UGM: Pasar Daring untuk UMKM di Yogyakarta

YOGYA (MERAPI) - Sekolah Vokasi (SV) UGM melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan meluncurkan pasar daring "warungjogja.com", untuk memfasilitasi para

Close