PBVSI Sleman: Tidak Ada Turnamen Voli Tahun 2020

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sleman tidak akan mengeluarkan rekomendasi atau izin penyelenggaraan turnamen voli tahun 2020. Masih menyebarnya Covid-19 menjadi alasan kuat untuk tidak mengeluarkan surat rekomendasi. Meski saat ini angka kasus positif di DIY cenderung turun, PBVSI Sleman enggan mengambil risiko.

“Tidak ada turnamen tahun ini. Kami tidak akan keluarkan (izin) atau rekomendasi lainnya. Kami taat aturan pemerintah yang melarang kegiatan mengumpulkan massa,” tegas Sekretaris Umum Pengkab PBVSI Sleman, Ahmad Suryana, Rabu (3/6).

Ahmad menambahkan keputusan PBVSI Sleman tidak pandang bulu atau pilih kasih. Saat ini sudah ada dua turnamen yang PBVSI tunda karena situasi belum aman yaitu SKVC dan Bromonilan. SKVC sempat mendapat izin di awal tahun untuk menggelar turnamen Maret. “Tapi karena situasi begini kami minta ditunda dulu. Kami harap semuanya bekerja sama untuk menekan penyebaran Covid-19,” sambung Ahmad.

Selain turnamen, pihak PBVSI juga minta klub anggota tidak menggelar latihan lebih dahulu sebelum mendapatkan instruksi resmi dari pemerintah. Memang sempat ada yang menggelar latihan namun PBVSI langsung menegur klub yang bersangkutan untuk tidak melakukan kegiatan lebih dulu. “Tidak hanya untuk klub, kami juga menunda banyak program seperti peresmian anggota baru sampai situasi membaik. Kami akan terus menunggu perkembangan dan informasi dari pemerintah,” tegas Ahmad. (Des)

Read previous post:
Manajemen PSS Tak Mau Gegabah Soal Lanjutan Kompetisi

SLEMAN (HARIAN MERAPI) - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memberi lampu hijau kembali melanjutkan kompetisi. Rencananya Liga 1 dan Liga

Close