Asosiasi Pariwisata Siapkan Protokol Pembukaan Pariwisata DIY

Sejumlah asosiasi pariwisata usai berkoordinasi dengan Gubernur DIY, Selasa (2/6). (HARIAN MERAPI-WULAN YANUARWATI)

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Menuju  persiapan new normal life atau tatanan hidup baru, beberapa asosiasi pada sektor Pariwisata DIY menghadap Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, Selasa (2/6). Finalisasi protokol pembukaan Pariwisata saat ini tengah disusun dan ditargetkan selesai pada pekan pertama bulan Juni 2020. Meski begitu, Gubernur DIY memberikan arahan agar tidak tergesa-gesa.

“Gubernur menyampaikan tidak perlu tergesa-gesa tapi harus dipersiapkan secara matang. Persiapan kita tidak hanya sekadar fisik yang kemarin kita sudah lakukan dengan adanya fasilitas cuci tangan baik di hotel, destinasi, dan sebagainya tapi juga SDM, pengelola, dana masyarakatnya,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, Selasa (2/6) di Bangsal Kepatihan usai menghadap Sri Sultan HB X beserta sejumlah asosiasi pariwisata.

Singgih menuturkan finalisasi bukan hanya mencakup protokol kesehatan, namun juga kebersihan dan keamanan sehingga setelah target waktu tercapai, akan dilakukan simulasi dan evaluasi guna memastikan protokol yang disusun sudah layak memenuhi persyaratan. Edukasi terhadap wisatawan juga perlu dilakukan.

“Kami akan melakukan simulasi untuk memastikan bahwa baik itu protokol betul-betul bisa dilaksanakan kemudian tentu kami akan evaluasi supaya protokol dan SOP bisa dijalankan oleh wisatawan oleh pengelola maupun oleh masyarakat luas,” jelas Singgih.

Sekda DIY, Baskara Aji mengatakan perlu disiapkan SOP yang jelas, ditambah dengan penerapan agar membuat surat pernyataan oleh pengelola kepada Pemda DIY sebagai jaminan kedisiplinan.

“Ditambah surat pernyataan dari pengelola kepada Pemerintah sehingga kalau itu merupakan janji,” kata Aji.

Hal itu dibuat sebagai upaya menyakinkan wisatawan bahwa destinasi wisata tertata dengan baik sesuai protokol kesehatan dan keamanan Covid-19. (C-4)

Read previous post:
NYAI AGENG PANCURAN (4) – Dua Penyamun Tewas, Tiga Lainnya Melarikan Diri

Benar dugaan nenek tua itu, sebentar kemudian terdengar kemrosak sebuah dahan pohon yang cukup besar jatuh melintang menghalangi lorong. Ini

Close