PELATNAS ATLETIK DIHENTIKAN – PASI DIY Akomodir Latihan Pasha

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Setelah dihentikannya secara resmi pemusatan latihan nasional (Pelatnas) cabang olahraga (cabor) atletik, atlet DIY, Mutiara Oktarrani Nurul Al Pasha akhirnya berlatih di daerah dengan pengawasan dari pengurus daerah (Pengda) PASI DIY bersama PASI Sleman.

Atlet yang masih berusia muda tersebut memang memiliki potensi untuk berpretasi di tingkat nasional, bahkan hingga level internasional. Untuk itu, Pengda PASI DIY memutuskan untuk tetap mengakomodir latihan yang dilakukan oleh Pasha.

Terkait penghentian program Pelatnas atletik, PB PASI telah menerbitkan surat dengan nomor 121/PB.PASI/III/2020 tanggal 17 Maret 2020 perihal pemulangan sementara personel pelatnas. Setelah itu PB PASI melanjutkan dengan menerbitkan SK dengan nomor 158/PB.PASI/V/2020 terkait pemulangan personel Pelatnas PB PASI secara permanen tertanggal 12 Mei lalu.

Dalam SK teranyar tersebut, PB PASI menyatakan bahwa, meski seluruh personel Pelatnas PB PASI dikembalikan ke daerah. Namun perkembangan para atlet tetap akan dipantau secara berkelanjutan.

”Ketika sudah tidak ada Pelatnas, tentu atlet kembali ke daerah. Makanya kami selaku Pengda PASI DIY berusaha untuk mengakomodir latihan atlet. Kami berkoordinasi dengan PASI Sleman dimana sang atlet berasal,” tutur Ketua Umum Pengda PASI DIY, Teguh Raharjo saat dihubungi di Yogya, kemarin.

Lebih lanjut, Teguh menyebutkan bahwa pembinaan yang dilakukan terhadap proses latihan Pasha memang harus berjalan meski Pelatnas dihentikan. “Secara teknis kami serahkan untuk proses latihannya kepada PASI Sleman. Namun sejauh ini kami berkoordinasi dengan pelatih terkait program yang diberikan kepada atlet tersebut. Toh, sejak awal yang membina atlet itu dari Sleman,” ujarnya.

Dengan melakukan pembinaan di tingkat daerah, Teguh mengatakan, pihaknya berharap atlet cilik ini mampu menorehkan prestasi di kemudian hari. “Pasha ini punya potensi yang cukup bagus. Makanya kami berusaha untuk tetap mengakomodir latihan dia ketika Pelatnas dihentikan. Kami juga berkoordinasi dengan KONI DIY terkait pembinaan atlet DIY ini,” katanya. (Oro)

Read previous post:
PRO KONTRA PENERAPAN NEW NORMAL LIFE DI YOGYA-“Kita tak Bisa Terus Menerus Seperti Ini”

Close