Sarasehan Virtual Ala ‘Pinilih’

MERAPI-ISTIMEWA
Beberapa produk yang dibuat dan dipasarkan anggota Pinilih.

SEDAYU (MERAPI) – Tak kurang dari 300 difabel di Sedayu Bantul telah bergabung dalam Forum Difabel Sedayu ‘Pinilih.’ Adanya pandemi Covid-19 tak menghalangi pengurus Pinilih untuk bisa mengadakan kegiatan bermanfaat, namun sesuai protokol kesehatan.
Seperti halnya, Kamis (28/5) lalu, menggelar Syawalan dan Saresehan Virtual bertajuk Usaha Online di era New Normal.

Menurut Ketua Pinilih Maria Tri Suhartini SE, kegiatan ini mengundang nara sumber Awan Santosa, SE MSc (Dosen FE UMBY), Sarjiman SIP ME (Camat Sedayu), Anastasia Sri Erniati CPC (Leadership & Personal Development Coach) dan Doddy Kurniawan Kaliri (Owner Brand Rumah El-Kasih). Ia sendiri menjadi sebagai moderatornya.

“Kondisi new normal bisa didefinikasikan perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal, namun dengan ditambah menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19. Mau tidak mau difabel harus mengubah cara berbisnisnya dengan interaksi digital,” jelas Tri Suhartini. Awan Santosa pun menekankan, pentingnya digitalisasi usaha. Hal-hal yang perlu ditingkatkan, antara lain literasi digital oleh para pelaku usaha mikro termasuk di dalamnya para pemilik usaha dari Pinilih. Hal ini bisa dilakukan, misalnya dengan mengubah mindset, model bisnis, organisasi dan jaringan usaha mikro.
“Selain itu edukasi juga termasuk hal penting bagi para pemilik usaha mikro. Adanya media online mencakup beberapa media sosial, sebaiknya juga tak hanya menjadi media sosial dan sarana hiburan, melainkan juga sebagai sumber belajar untuk bisa lebih maju,” tegasnya. (Yan)

Read previous post:
MISTERI SUPARDI DI KALI BEDOG-Jalan Kaki 20 Kilometer Dalam Kondisi Linglung

Close