KONI DIY Tetapkan Lima Tahapan Menuju PON

YOGYA (HARIAN MERAPI) – KONI DIY mulai menentukan tahapan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada 2-13 Oktober 2021 mendatang. Dengan sudah ditetapkannya tanggal pelaksanaan tersebut, KONI DIY kini menyiapkan lima tahapan yang bakal dilalui para atletnya menghadapi PON.

“Tanggalnya kan sudah ditetapkan, 2-13 Oktober 2021. Nah, untuk tahapan persiapan yang akan kami jalankan, secara detail sedang disiapkan bidang binpres (pembinaan dan prestasi). Namun secara umum ada lima tahapan sebelum nantinya kondisi puncak para atlet ini benar-benar sudah siap pada hari H,” terang Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto di Yogya, Rabu (27/5).

Dengan kondisi tanggap darurat yang saat ini masih berlangsung, KONI DIY memang masih melanjutkan program persiapan PON melalui pemusatan latihan daerah (Puslatda) meski secara mandiri. “Tahapan pertama saat ini sebenarnya sudah dimulai, yakni maintenance kondisi, sampai Desember. Namun selama pandemi ini pengawasannya melalui online,” ujar Djoko Pekik.

Tahapan kedua dimulai pada bulan Januari hingga Mei tahun 2021, Djoko Pekik menyampaikan, Puslatda memasuki periode persiapan umum dan khusus. Pada tahapan ketiga yang berlangsung bulan Juni hingga Agustus 2021, seluruh atlet Puslatda PON akan memasuki periode pra-kompetisi. “Untuk program pra-kompetisi ini bisa dilakukan lewat training camp maupun ujicoba, baik di dalam daerah maupun luar daerah. Nantinya juga ada evaluasi hasil latihan,” jelasnya.

Ditambahkan DJoko Pekik, pada bulan September hingga Oktober merupakan tahapan keempat, dimana para atlet Puslatda memasuki periode kompetisi. Pada tahapan ini semua atlet akan tampil di ajang PON Papua.

“Dari empat tahapan tersebut atlet sudah disiapkan untuk tampil maksimal di PON dan diharapkan meraih prestasi tertinggi. Nah, setelah itu baru di bulan Oktober hingga Desember, mulai memasuki tahapan selanjutnya, yakni periode transisi,” imbuhnya. (Oro)

 

Read previous post:
Corona Belum Berakhir, Kenari Jadi Hiburan

MERAWAT satwa klangenan dapat menjadi hiburan tersendiri saat pandemi virus Corona belum berakhir. Salah satu satwa yang cocok dijadikan klangenan

Close