Dejan Antonic: PSS Bisa Juara

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Pelatih kepala PSS Sleman, Dejan Antonic, mengincar gelar juara Liga 1 jika diberi kontrak panjang oleh manajemen dan direksi PT Putra Sleman Sembada. Targetnya itu bukan impian lantaran pelatih asal Serbia itu melihat Laskar Sembada memenuhi semua syarat untuk menjadi klub terbaik di Indonesia.

Kriteria yang sudah dipenuhi bagi Dejan adalah kualitas pemain. Saat ini tim PSS bermaterikan pemain muda yang cukup pengalaman dan legiun asing yang berkualitas di lini belakang sampai depan. Pemain muda seperti Wahyu Sukarta, Irkham Milla, dan Saddam Emirudin misalnya punya bekal yang cukup dalam beberapa tahun ke depan.

Wahyu Sukarta, pemain yang selama dua musim bersabar di bangku cadangan PSS saat ini menjadi pilihan utama Dejan di lini tengah bersama Guilherme Batata dan Zah Rahan. Lalu Irkham Milla, winger asal Tegal ini bahkan sudah mencicipi jersey Tim Nasional (Timnas) U-23.

“Target saya juara nantinya, tahun depan mereka akan menjadi pemain hebat bersama mereka yang sudah matang. Tinggal memperbaiki beberapa hal. Meski baru latihan bersama dalam waktu singkat, perkembangan mereka cukup bagus sebelum liga ditunda kemarin,” beber Dejan Antonic, kemarin.

Kriteria lain yang sudah dipunyai PSS adalah suporter yang selalu memberi energi dalam laga kandang maupun tandang. Suporter PSS kerap memberi energi positif pada pemain saat melakoni laga kandang. Chant dan seruan mereka juga sukses meneror tim lawan sehingga melemahkan mental bertanding. Saat tandang, suporter juga tetap memberi dukungan sejauh apapun jarak yang ditempuh dari Sleman.

Kriteria dari Dejan ini diamini Marco Gracia Paulo, CEO PT PSS. “Saya juga yakin pada masa mendatang PSS bisa menjadi juara kasta tertinggi Liga 1, bahkan berbicara lebih di kompetisi Asia,” sambungnya.

Ketiga, saat ini pengelolaan klub berada di trek yang semestinya. Bergantinya saham mayoritas misalnya, membuat Laskar Sembada mampu mendatangkan pemain bintang seperti Irfan Bachdim dan Zah Rahan. Rapinya pengelolaan ini juga berdampak positif ke sponsor yang tidak menyudahi kerjasama dengan PSS meski situasi ekonomi sedang sulit akibat pandemi. “Saya harap ketika semuanya berada dalam trek yang tepat, tinggal tunggu waktu PSS jadi juara. Itu target saya,” tegas Dejan. (Des)

Read previous post:
PASANG SURUT KERAJAAN TARUMANEGARA (5) – Telapak Kaki Sebagai Tanda Kekuasaan

PRASASTI yang dibuat pada zaman Tarumanegara menggunakan aksara Sunda kuno. Ini pada awalnya merupakan perkembangan dari aksara tipe Pallawa Lanjut,

Close