BISA CAIR JIKA COVID-19 REDA – Anggaran Olahraga Bantul Tunggu Perkembangan

BANTUL (HARIAN MERAPI) – Anggaran olahraga yang ada di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul masih menunggu perkembangan pandemi covid-19 atau virus corona. Untuk saat ini anggaran yang ada di Bantul banyak terserap untuk penanganan covid-19. Namun tak menutup kemungkinan anggaran untuk olahraga bisa cair asalkan pandemi covid-19 mulai mereda.

Menurut Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Bantul, Joko Surono, saat ini pihaknya masih melihat perkembangan covid-19 yang ada di Bantul. Sedangkan anggaran yang dialokasikan untuk KONI Bantul maupun NPC Bantul, hal tersebut belum bisa dipastikan apakah bisa cair atau tidak pada tahun ini.

“Kami sempat konsultasi dengan BKAD, menindaklanjuti surat keputusan bupati. Untuk dana tahap kedua ini wacana tetap off (dihilangkan). Namun, pelaksanaannya masih akan melihat situasi dan kondisi perkembangan pandemi ini. Apakah akan dilakukan refocusing atau tidak, belum bisa dipastikan,” terangnya di Bantul, Kamis (21/5).

Tak dipungkiri oleh Joko, jika pandemi covid-19 di Bantul dalam beberapa bulan terakhir grafiknya menurun atau bahkan bisa selesai, maka sangat dimungkinkan dana untuk olahraga bisa dikembalikan seperti semula. Namun sebaliknya, jika belum ada penurunan grafik penyebaran covid-19 di Bantul, maka anggaran tersebut secara otomatis tetap digunakan untuk penanganan covid-19.

Adapun untuk anggaran olahraga tahap kedua bagi KONI Bantul mencapai Rp 1,8 miliar sedangkan NPC Bantul anggarannya sebesar Rp 375 juta. Untuk pencairan dana tersebut, biasanya dilakukan pada awal semester kedua tahun anggaran 2020.

“Kalau untuk saat ini anggarannya memang ditahan dulu, karena fokus penanganan covid-19. Namun kalau kondisinya membaik, nanti akan dicairkan sesuai tahapan. Mungkin di bulan Juli atau Agustus turun tapi KONI maupun NPC harus menyampaikan laporan penggunaan anggaran tahap pertama hingga bulan Juni itu,” katanya.

Dengan kondisi seperti saat ini, Joko mengaku prihatin karena para atlet Bantul harus berlatih dengan segala keterbatasan. “Sebenarnya kasihan ya para atlet ini. Mereka kan sudah berlatih dengan sungguh-sungguh. Kalau harus off, kan kondisinya bisa menurun kalau nanti mau mengikuti even. Yang bisa dilakukan saat ini berlatih mandiri di rumah namun kalau terus-terusan ya kasihan,” akunya. (Oro)

Read previous post:
BI DIY Siapkan Pecahan Uang Baru Rp 2,6 Triliun

YOGYA (HARIAN MERAPI) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY menyiapkan kebutuhan tukar uang tunai baru yang terdiri dari uang pecahan

Close