BRIMOB JAGA PERBATASAN DIY-Antisipasi Pemudik Hingga Isu Teror di Pos Pantau Corona

SLEMAN (MERAPI)- Brimob Polda DIY meningkatkan pengamanan di perbatasan jelang Lebaran. Selain memantau pemudik yang nekat masuk Yogya, anggota Brimob juga mengantisipasi adanya aksi terorisme jelang Lebaran. Pasalnya, akhir-akhir ini beredar info di media sosial akan adanya ancaman teror.
Teror ditujukan ke Markas Polri, Pospam Ketupat, Pos Penyekatan dan Pos Pantau Covid-19. Untuk itu, Brimob Polda DIY yang bertugas di check point dan posko Lebaran di perbatasan DIY yakni Temon (Kulonprogo), Tempel (Sleman), Prambanan (Sleman) dan Wirobrajan (Kota Yogya) terus meningkatkan kewaspadaan.

“Saya perintahkan pada anggota yang bertugas di luar agar menerapkan body sistem. Polisi yang bertugas di lapangan, didampingi aparat bersenjata dari Polri/TNI,” beber Dansat Brimob Polda DIY Kombes Pol Imam Suhadi kepada wartawan, Kamis (21/5).
Dia mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Menurutnya, pengamanan tidak hanya dilakukan bagi personel Polri, tapi juga dari instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan.
“Pengamanan ini dilakukan terhadap inventaris posko serta masyarakat di sekelilingnya,” ujar Kombes Imam. Dansubsatgas Brimob Batlyon B Pelopor dalam pengamanan ketupat Progo 2020 Iptu Adi Susanto menambahkan, sekecil apapun informasi, jika berpotensi merugikan petugas di lapangan, akan segera tindaklanjuti.

“Kita selalu mengingatkan pada anggota yang sedang bertugas di lapangan untuk body sistem. Saling mengamankan petugas yang bertugas dan masyarakat sekitar,” jelasnya.
Hal senada dikatakan Bripka Suhadi yang bertugas sebagai Komandan Regu check point Posko Congot dari Batalyon B pelopor DIY. Suhadi mengatakan, body system selalu diterapkan pada para anggota saat bertugas di lapangan.
“Di tengah wabah pandemi Covid-19 ini, semakin berat tantangan yang kita hadapi, tetapi itu merupakan proses kedewasaan anggota Polri,” katanya.

Dijelaskan Bripka Suhadi, selain itu petugas juga mengawasi dan mengamankan personel Polri, Dishub dan Dinkes yang sedang melakukan pemeriksaan kendaraan maupun pemudik.
“Ini juga yang selalu diwanti-wanti Dansat Brimob Kombes Imam. Setiap anggota harus lindungi rekan, tumbuhkan kebanggan dan jiwa korsa yang kuat sebagai anggota Brimob,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
Diduga Tertular Dokter, 2 Tenaga Kesehatan RS Sardjito Positif Corona

YOGYA (MERAPI)-Dua orang tenaga kesehatan (nakes) di RSUP dr Sardjito dilaporkan tertular virus corona, padahal mereka tak merawat pasien Covid-19.

Close