PT PSS Pelajari Segala Kemungkinan Terkait Kompetisi

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) bersama manajemen akan menggelar pertemuan virtual dalam waktu dekat untuk merespon hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT LIB. Dalam rapat tersebut mereka juga akan menjajaki segala kemungkinan tentang keberlanjutan Liga 1 yang akan dibahas dalam RUPS PT LIB jilid dua usai Idul Fitri.

Hempri Suyatna, Direktur PT PSS, membeberkan waktu pertemuan akan diupayakan sebelum Lebaran. CEO Marco Garcia Paulo sendiri yang akan memimpin pertemuan. Usai ada pengumuman tentang nasib kompetisi, mereka akan kembali menggelar pertemuan. Adapun dalam pertemuan PT dan manajemen sebelum Lebaran, Marco Garcia yang akan menjelaskan hasil RUPS LIB pertama karena mewakili PSS dalam rapat RUPS kemarin itu.

“Detailnya beliau (Marco Garcia) yang tahu karena mewakili PSS saat RUPS. Saat ini yang bisa kita lakukan mempelajari semua kemungkinan saja,” terang Hempri.

Salah satu hasil rapat RUPS adalah menunggu informasi resmi dari pemerintah tentang status bencana nasional yang saat ini masih diberlakukan hingga 29 Mei. Adanya status yang ditetapkan untuk menekan pandemi Covid-19 itu membuat rapat RUPS tidak banyak membahas keberlanjutan liga. Segala kemungkinan tentang nasib liga itu yang bakal masuk dalam bahasan pertemuan PT PSS dan manajemen dalam waktu dekat. “Termasuk soal itu bahasannya nanti. Apakah liga akan berlanjut atau diganti turnamen. Buat saya lebih baik ada turnamen pengganti,” beber Hempri.

Adapun dalam RUPS PT LIB yang lebih banyak dibahas adalah pengunduran diri Cucu Somantri dari Direktur Utama PT LIB. Selain Cucu ada tiga komisaris LIB, Hasani Abdulgani, Hakim Putratama, dan Son Hadji juga memutuskan mengundurkan diri. Pembahasan dalam rapat ini dibenarkan Fery Paulus selaku salah seorang Komisaris PT LIB. Menurutnya pengunduran diri tiga sosok itu memang lebih memakan waktu selama pembahasan. Sedangkan untuk Liga sendiri akan dibicarakan lebih lanjut sembari menunggu instruksi pemerintah. “Pemegang saham minta pengurus untuk serius memikirkan keberlanjutan kompetisi. Kami akan menunggu instruksi pemerintah lebih dulu,” kata Fery.

RUPS PT LIB sendiri terlaksana usai 18 klub peserta Liga 1 mendesak mereka melalui surat yang dikirimkan beberapa hari yang lalu. Dalam isi surat para peserta, mayoritas minta PT LIB segera memutuskan nasib kompetisi dengan sebijak mungkin. Sejauh ini ada tiga opsi yang tengah dibicarakan serius oleh PT LIB dan PSSI yaitu menyetop kompetisi, melanjutkan dengan protokol kesehatan yang ketat, dan menyetop kompetisi lalu menggantinya dengan turnamen khusus. (Des)

 

Read previous post:
Pakan Komplet Fermentasi, Solusi Saat Kemarau

SAAT musim kemarau maupun ketika ada bencana alam, penyediaan pakan menjadi tantangan tersendiri bagi peternak ruminansia, karena terbatasnya stok pakan.

Close