Pesta Sabu di Kos, 2 Mahasiswi Digrebek Polisi

SLEMAN(MERAPI)- Dua orang mahasiswi di Yogya harus berurusan dengan pihak kepolisian Polres Sleman. Keduanya ditangkap ketika sedang asik menghisap sabu di rumah kos di wilayah Ngaglik, Sleman, belum lama ini.
Dari penggrebekan itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa plastik berisi 0,25 gram sabu, alat hisap dan handphone. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Satnarkoba Polres Sleman guna dilakukan pemeriksaan.
Kasat Narkoba Polres Sleman AKP Andyka Doni Hendrawan SIK didampingi KBO Sat Narkoba Iptu Farid M Noor mengatakan, pelaku yang ditangkap yakni MC (29) warga Magelang Jawa Tengah dan HK (26) asal Banjarmasin Kalimantan, Selatan.
“Pelaku ini berhasil kita amankan saat hisap sabu di dalam kamar kos, pelaku ini pemakai dan pengedar,” ujar Iptu Farid kepada wartawan, Senin (17/5).

Kepada petugas, pelaku mengaku mendapatkan barang haram itu dari SF (46) asal Magelang. SF ditangkap di Bugisan Bantul dengan barang bukti tiga paket sabu berisi 0,5 gram sabu, plastik berisi 0,25 gram sabu, alat hisap dan handpone.
Saat ini petugas masih terus mengejar bandar sabu yang menjadi pemasok barang kepada SF. Bagaimana tidak, dari hasil pemeriksaan pelaku SF sudah sering mengkonsumsi dan mengedarkanya di wilayah Yogyakarta.
“Sementara ini tiga orang pelaku sudah kami amankan dan masih dalam penyelidikan untuk mengetahui jaringan di atasnya,” ucapnya.
Dikatakan Iptu Farid, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku MC dan HK, mereka mengkonsumsi sabu hanya untuk menambah setamina saat bekerja di sebuah cafe di wilayah Sleman.

Kendati demikian, petugas tidak begitu saja mempercayai dengan ucapan pelaku ini dan terus melakukan penyelidikan. “Ngakunya hanya untuk stamina saat bekerja, dan gratis karena dikasih oleh pelaku HK,” kata Iptu Farid.
Sementara pelaku MC mengaku nekat mengkonsumsi sabu lantaran hanya diberi, dan digunakan untuk menambah stamina. “Saya sudah lama tidak nyabu, karena ini hanya diberi akhirnya saya konsumsi lagi,” ucap MC.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.(Shn)

Read previous post:
Pelaku Usaha Lokal Harus Jeli Sikapi Pandemi Covid-19

JAKARTA (HARIAN MERAPI) - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merasakan dampak yang cukup besar akibat pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil

Close