KONI DIY Kembali Mengingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan Bagi Atlet

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Pandemi covid-19 atau virus corona yang melanda Indonesia, termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga saat ini belum mereda. Kasus orang yang terinfeksi covid-19 masih banyak sehingga protokol kesehatan untuk memutus rantai penularan penyakit tersebut kembali diingatkan oleh KONI DIY.

Ketika masyarakat saat ini mulai bosan atau merasa kondisi di luar baik-baik saja, hal tersebut jangan dianggap sebagai hal yang biasa. Untuk itu, KONI DIY mengingatkan agar para atlet DIY untuk mematuhi protokol kesehatan, terlebih dengan adanya protokol yang telah dikeluarkan secara resmi oleh Kemenpora.

“Kami mengingatkan kepada semuanya, baik atlet yang masuk Puslatda, Puslatkab maupun Puslatkot, agar semua berlatih mandiri di rumah. Kami harap semua Pengda cabor (cabang olahraga) dan pelatih bisa mengontrol para atletnya. Jangan bosan untuk mengingatkan dan memberi contoh agar tetap di rumah. Saat ini pemerintah juga belum menyatakan kondisi sudah aman,” terang Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto di Yogya, kemarin.

Ketika para atlet melakukan latihan bersama di satu tempat, Djoko Pekik menjelaskan bahwa hal tersebut mungkin bisa dikontrol langsung oleh pelatih. “Namun ketika atlet itu berangkat atau pulang latihan, kan tidak bisa dijamin. Apakah bisa menerapkan physical distancing atau tidak. Makanya dari KONI DIY menyarankan agar latihan di rumah saja dengan dipantau secara online,” jelasnya.

Dengan kondisi seperti saat ini, Djoko Pekik berpesan, terdapat 5 hal yang perlu ditaati dan dijalankan para atlet. Hal pertama yang perlu dilakukan yakni para atlet, pelatih beserta keluarga agar meningkatkan disiplin dalam mengikuti protokol kesehatan pencegahan covid-19 dari Kemenpora. “Jangan menyepelekan dan jangan bosan untuk menjaga diri, misalnya dengan menggunakan masker dan rajin mencuci tangan,” katanya.

Djoko Pekik melanjutkan, hal kedua yang harus dilakukan adalah tetap tinggal di rumah, termasuk ketika menjalani latihan. Hal ketiga, atlet dan pelatih perlu aktif untuk mengkampanyekan kedisiplinan pelaksanaan protokol kesehatan agar memutus rantai penularan covid-19. Keempat, atlet bisa melakukan variasi jenis latihan guna menghindari kebosanan.

Sedangkan hal kelima yang perlu diperhatikan yakni agar para atlet tidak terlalu fokus hanya pada latihan kecabangannya saja. “Prinsip utama tetap berlatih di kala pandemi ini kan menjaga kebugaran atau maintenance. Dalam memantau kelima hal itu, KONI DIY melakukan koordinasi dengan atlet dan pelatih, termasuk melibatkan orangtua atlet. Karena peran keluarga di rumah itu sangat penting dalam menjaga kedisiplinan ini,” bebernya. (Oro)

 

 

Read previous post:
Beras Ketan Bantu Hindarkan Obesitas

SEIRING kemajuan zaman, cara pemanfaatan bahan alami berkhasiat semakin beragam. Ketika banyak yang cocok dengan memanfaatkan bahan alami layak pula

Close