Puluhan Liter Miras Ditimbun di Kos-kosan

BANTUL (MERAPI)- Petugas Polsek Banguntapan Polres Bantul menyita puluhan liter miras jenis moke (dari Indonesia Timur) yang ditimbun di sebuah kos-kosan di Banguntapan Bantul, Kamis (14/5) dini hari. Diduga, kos-kosan itu digunakan sebagai pusat jual beli miras ilegal itu.
Kapolsek Banguntapan, Kompol Suhadi SH MH kepada wartawan kemarin mengatakan, penggrebekan tersebut untuk menindaklanjuti laporan warga yang resah telah terjadi jual beli miras di kos-kosan itu. Polisi kemudian bergerak ke kos tersebut pada Kamis dinihari atau jelang waktu makan sahur. Di lokasi kejadian, polisi menyita barang bukti miras jenis moke (dari Indonesia Timur) yang dikemas dalam tiga buah jerigen ukuran 20 liter, totalnya mencapai 55 liter.

Kompol Suhadi SH MH menambahkan, penggerebekan kos-kosan tersebut bermula dari masuknya laporan warga lewat Bhabinkamtibmas Polsek Banguntapan. Dalam laporan itu disampaikan ada sebuah kos-kosan di daerah Banguntapan yang ditengarai difungsikan sebagai pusat peredaran minuman keras. Warga pun resah dengan kegiatan itu.
Mendapat laporan itu, piket fungsi Sabhara dan Intelkam Polsek Banguntapan yang dipimpin Ka SPK Aiptu Hendri S bergerak di lapangan sesuai informasi.

Penggeledahan dilakukan dan ditemukan sejumlah barang bukti miras. Pagi itu barang bukti langsung dibawa ke Polsek Banguntapan beserta pemiliknya berinisial Ya. Dijelaskan Suhadi, selama ini petugas berusaha menekan peredaran miras di Banguntapan Bantul. “Kami terus berusaha untuk menghentikan peredaran miras dan tindak kejahatan di Polsek Banguntapan,” ujarnya.(Roy).

Read previous post:
SLEMAN GAGAL PERTAHANAN JUARA UMUM POPDA – Atlet dan Pelatih Berprestasi Tetap Terima Penghargaan

SLEMAN (HARIAN MERAPI) - Sebanyak 261 atlet dan 52 pelatih berprestasi pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Daerah Istimewa Yogyakarta

Close