ATLET MASIH BERLATIH MANDIRI – Peparda Mundur, Bantul Masih Optimis Juara

BANTUL (HARIAN MERAPI) – Pelaksanaan Pekan Paralympic Daerah (Peparda) DIY tahun 2021 yang diundur menjadi tahun 2022, tak menjadikan masalah bagi kontingen Bantul. Bahkan tim Bumi Projotamansari tersebut masih optimistis bisa kembali meraih gelar juara umum setelah pada Peparda DIY 2019 lalu menjadi yang terbaik.

Menurut Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Bantul, Sihmanta, keputusan penundaan Peparda DIY dari tahun 2021 menjadi 2022 tak menjadikan masalah bagi pihaknya. “Kami masih optimis untuk bisa jadi juara umum. Dengan hasil di dua Peparda sebelumnya yang menjadi juara umum, Pemkab Bantul juga kembali menargetkan juara untuk Peparda selanjutnya,” terangnya di Bantul, kemarin.

Pada Peparda DIY tahun lalu, Bantul yang menjadi juara umum mengumpulkan total medali 47 emas, 35 perak dan 19 perunggu. Di peringkat kedua terdapat Sleman dengan 34 emas, 24 perak dan 24 perunggu. Kota Yogya berada di posisi ketiga dengan 22 emas, 28 perak dan 21 perunggu. Posisi keempat ditempati Kulonprogo dengan 17 emas, 9 perak dan 11 perunggu, disusul Gunungkidul dengan 16 emas, 13 perak dan 11 perunggu.

Dengan target juara umum yang ingin dicanangkan, Sihmanta telah memetakan sejumlah cabang olahraga (cabor) yang menjadi andalan, seperti atletik, angkat berat, tenis kursi roda dan panahan. “Persaingan memang terbuka. Untuk cabor andalan, di antaranya termasuk atletik, dimana satu atlet bisa meraih 3 emas,” bebernya.

Meski demikian, Sihmanta mengungkapkan bahwa saat ini persiapan untuk menghadapi Peparda DIY 2022 belum bisa dilakukan dengan maksimal. “Memang keputusan untuk menunda Peparda ini cukup realistis ya dengan kondisi DIY yang masih dilanda pandemi covid. Makanya atlet juga masih kami minta berlatih mandiri di rumah. Kalau keadaan sudah normal, mungkin baru kami intensifkan latihan bersama nantinya,” ungkapnya. (Oro)

Read previous post:
Berawal dari Ayam Potong, Kini Bisnis Warni Terus Berkembang

SEKITAR 10 tahun lalu, Warniningsih bekerja sama dengan dua rekannya berjualan ayam potong yang sudah disembelih. Dalam perkembangannya, usaha model

Close