ANGGARAN KURANG MENDUKUNG – KONI DIY Pesimis 10 Cabor Ditandingkan

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua secara resmi ditunda pada tahun 2021. Hal tersebut telah diputuskan oleh pemerintah. Meski demikian, belum ada perubahan terkait penyelenggaraan cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan pada even bergengsi yang rutin digelar 4 tahunan ini.

Menurut Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto, pihaknya pesimistis jika 10 cabor yang dibatalkan penyelenggaraannya akan bisa digelar pada tahun 2021 mendatang. “Permasalahannya kan bukan semata-mata karena venue yang belum siap. Jadi kalau evennya ditunda, kemudian venuenya siap, itu tetap digelar, bukan seperti itu. Tapi lebih dikarenakan tuan rumah tak mau menggelar 10 cabor itu,” terangnya saat dihubungi di Yogya, kemarin.

Dengan kondisi seperti saat ini, Djoko Pekik menyebutkan bahwa kondisi masing-masing daerah juga belum tentu memiliki anggaran untuk penambahan atlet di dalam kontingen. Seperti pada KONI DIY sendiri, anggaran untuk persiapan PON melalui pemusatan latihan daerah (Puslatda) tahun 2020 terpaksa dilakukan penyesuaian karena penundaan.

“Tentunya kalau 10 cabor itu digelar, belum tentu masing-masing kontingen daerah bisa turut serta. Di DIY sendiri untuk penyelenggaraan Puslatda selama 10 bulan terpaksa ditambah karena penundaan PON. Jadi saya rasa itu akan berat bagi daerah jika tiba-tiba bisa digelar,” ujarnya.

Meski demikian, Djoko Pekik mengungkapkan bahwa dari 10 cabor yang dibatalkan, terdapat dua cabor yang sebenarnya menjadi andalan DIY untuk mendulang pundi-pundi medali emas. Adapun 10 cabor yang dibatalkan yakni, balap sepeda, bridge, dansa, gate ball, golf, petanque, ski air, soft tenis, tenis meja dan woodball. Dua cabor andalan DIY yang batal digelar yakni balap sepeda dan dansa. “Balap sepeda sebenarnya kami target 3 emas, sedangkan dansa 2 emas,” ungkapnya. (Oro)

Read previous post:
Warga Bersyukur BLT Diantar Sampai Rumah

ISMUBINGAH (68) warga RT 52 RW 5 Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo membuka pintu rumah berdinding batu bata yang sebagian tanpa diplester

Close