Stres Dirumahkan Gara-gara Corona, Mantan Karyawan Pilih Jadi Maling

WATES (MERAPI) – Gara-gara dirumahkan perusahaan sebagai dampak pandemi Covid-19, pekerja pengeboran di wilayah Bandung, warga Wates Kulonprogo, SA (27), nekat mencuri HP dan laptop di kediaman Pardianto (54) warga Karangwuni Wates. Kepada polisi, SA mengaku terpaksa mencuri lantaran butuh uang untuk makan dan membayar cicilan motor.
Kapolsek Wates, Kompol Endang Suprapto kepada wartawan, Selasa (12/5) menyampaikan, aksi nekat SA dilakukan pada 25 April lalu. Ia tidak beraksi sendiri, melainkan dibantu rekannya SN (37) yang hingga kini masih buron.
“Keduanya berboncengan mencari sasaran. Setelah dapat, SA masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela dan mengambil barang-barang berharga di dalamnya,” kata Kompol Endang.

Di rumah Pardianto, SA dan SN berhasil membawa kabur tiga laptop dan tiga HP. Sebagian di antaranya kemudian dijual di wilayah Yogya dan Klaten. Polisi yang menyelidiki kejadian ini berhasil mengidentifikasi pelaku berdasarkan ciri fisik dan nomor polisi yang digunakan.
Saat ditangkap petugas Polsek Wates, barang bukti tindak pidana pencurian yang dilakukan SA hanya tersisa satu HP dan satu laptop. Ia kemudian dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.
“SA merupakan residivis perkara psikotropika dan pernah dipenjara selama delapan bulan. Dia bebas pada Agustus tahun lalu kemudian bekerja di Bandung. Penangkapan SA didasarkan pada olah TKP dan keterangan sejumlah saksi yang mengarah pada dirinya,” ucap Kompol Endang.

Saat dimintai keterangan, SA mengaku terpaksa mencuri karena desakan ekonomi. Ia tak lagi memiliki penghasilan setelah dirumahkan perusahaan pengeboran tempatnya bekerja di wilayah Bandung, Jawa Barat.
“Karena dirumahkan, saya pulang kampung. Terpaksa mencuri karena nggak punya uang. Padahal, saya punya cicilan motor yang harus dibayar setiap bulan,” katanya.
Ditanya perihal hasil curiannya, SA mengaku menjual laptop dengan harga Rp 1 juta per unit. Sementara HP yang dibawanya, belum sempat dijual oleh SA. Uangnya kemudian digunakan untuk makan. (Unt)

Read previous post:
MERAPI-SULISTYANTO Telur ayam dimasak semur akan memiliki cita rasa khas dan berbagai manfaat kesehatan.
Waspadai Peredaran Telur Ayam Infertil, Harga Murah Tapi Cepat Busuk

YOGYA (HARIAN MERAPI) - Masyarakat diimbau mewaspadai peredaran telur ayam ras infertil yang dijual di pasaran. Pasalnya telur tersebut akan

Close